BORNEONEWS, Palangka Raya - Setelah dilakukan penyelidikan serta pengusutan ternyata pelaku pengerusakan 2 ruang kelas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) atau sekolah kristen di KM 38 Kota Palangka Raya tepatnya di Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu hanyalah anak-anak.
Atas kasus ini menuai keprihatinan dari berbagai kalangan termasuk Ketua Komisi III DPRD Kalteng yang membidangi pendidikan, Siti Nafiah. Ia pun berharap kasus seperti ini tidak terulang kembali dan meminta pengawasan maupun pembinaan supaya lebih ditingkatkan terutama pada anak-anak.
"Tentu kita sangat prihatin dengan adanya kasus itu. Kita juga berharap kasus seperti ini tidak terulang lagi, dan kita meminta agar pengawasan serta pebinaan terhadap anak-anak pelaku pengerusakan tersebut ditingkatkan," ucapnya, Kamis, 15 Juni 2023.
Diungkapkannya bahwa, menurut informasi yang pihaknya terima kasus itu terjadi murni akibat keisengan maupun kenakalan anak-anak, tidak ada indikasi seperti dugaan persoalan masalah tanah atau semacamnya.
"Masalah itu sudah diselesaikan, dari hasil introgasi pihak-pihak terkait di Polsek Bukit Batu baru-baru ini, anak-anak pelaku pengerusakan tersebut tidak menyadari dan belum paham betul apa yang mereka lakukan itu berdampak tidak baik bagi sekolah PAUD tersebut," ujarnya.
--page
Selain itu, untuk meyakinkan bahwa murni kesalahan anak-anak tanpa pengaruh negatif dari berbagai hal, dirinya pun sempat menanyakan kepada Kabid PAUD Disdik Kota Palangka Raya apakah anak-anak itu dibawah pengaruh obat-obatan atau ngelem dan lain-lain.
"Dari informasinya tidak demikian, anak-anak itu tidak terpengaruh obat-obatan, ngelem atau semacamnya. Memang murni ketidak tahuan mereka, di mana anak-anak ini niatnya hanya ingin bermain, tapi akibatnya berdampak terhadap kerusakan sarana PAUD tersebut," jelasnya.
Terlepas dari itu, ia pun menyarankan agar anak-anak supaya bisa diberikan ruang lebih untuk mengekpresikan diri mereka kearah yang positif, dan itu sangat memerlukan perhatian serta pengawasan dari para orang tua.
"Ya sekali lagi semoga kasus itu tidak terulang kembali. Kita juga menyarankan kepada orang tua senantiasa mengawasi anak-anaknya dan kepada pihak PAUD di Km 38 juga agar lebih memperhatikan keamanan disekitar sekolah tersebut," imbuhnya. (DONNY D/H)









