SETELAH dipermalu­kan pemain muda Ing­gris dengan skor akhir 2-3 di Olym­piastadion, Berlin, Ming­gu (27/3/2016), Jerman kembali mengagenda­kan laga uji coba internasio­nal.


Kali ini lawan yang diha­da­pi ialah juara Piala Dunia 2006, Italia. Laga dijad­wal­kan berlangsung pada Ra­bu (30/3) dini hari di Allianz Arena, Munchen.


Pertandingan antara Jer­man dan Italia dipasti­kan berlangsung seru me­ng­ingat kedua negara me­miliki sejarah besar da­lam dunia sepak bola.


Namun, bila dilihat dari ca­tatan statistik kedua tim, Italia memiliki rekor per­temuan yang lebih bagus saat bertemu Die Mannschaft.

Gli Azzuri selalu menang se­jak final Piala Dunia 1962. Kala itu, Die Nationalmann­schaft masih bernama Jerman Barat.


Dilansir dari Infostrada, Ita­lia tidak pernah kalah dari Jer­man/Jerman Barat dalam de­lapan pertemuan di Piala Du­nia dan Piala Eropa. Gli Azzuri menang empat kali dan imbang juga empat kali.


Pertemuan terakhir Italia dan Jerman di laga resmi ter­jadi di semifinal Piala Ero­pa 2012. Saat itu, Italia me­nga­lahkan Jerman dengan skor 2-1 lewat dua gol Mario Ba­lotelli yang hanya ber­balas satu melalui penalti Me­sut Ozil.


Namun kini, baik Der Panzer maupun Gli Azzuri telah sa­ma-sama bertransformasi. Ha­nya, metamorfosis yang ter­jadi di kubu Jerman jauh le­bih baik ketimbang ‘si Biru La­ngit’.


Karenanya, laga nanti bisa men­­jadi kesempatan emas ba­gi Nationalmannschaft u­ntuk mengubah catatan se­ja­rah tidak pernah menang atas Italia.


Meski begitu, pelatih Jerman Joachim Loew enggan men­janjikan apapun pada per­tandingan nanti. Ia me­nya­dari bahwa Italia bukanlah lawan mudah. Bahkan, pelatih 56 tahun itu tidak se­gan menyebut Gli Azzuri sebagai favorit untuk memenangi Euro 2016.


“Ini (laga uji coba) akan men­jadi sebuah rasa dari apa yang bisa kami harapkan di Euro nanti,” ujarnya.


“Lawan yang menarik dan me­rupakan favorit untuk me­menangi Euro. Ini akan men­jadi tes yang bagus. Per­tem­puran berebut tempat di skuat telah dimulai sekarang,” sebutnya.


Dari kubu lawan, manajer Ita­lia Antonio Conte percaya Der Panzer masih merupa­kan salah satu tim terbaik di dunia meski baru saja di­kalahkan Inggris. Ia juga me­­nyebut kekalahan atas the Three Lions tidak akan berpe­nga­ruh banyak terhadap per­­for­ma Jerman di pertandi­ng­an nanti. (AFP/Ant/B-3)