BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng Siswandi menyebut, ketika Komisi III melaksanakan kunjungan ke Kabupaten Murung Raya (Mura), pemkab setempat menyampaikan aspirasi yakni meminta bantuan dana dari Pemprov Kalteng untuk menangani stunting.
Selain itu, ia juga menyampaikan beberapa catatan dari kegiatan kunjungan komisi III ke fasilitas kesehatan Murung raya. Terlebih catatan terkait faktor penyebab tingginya angka stunting di Kabupaten yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Barito Utara (Barut) itu.
"Ada sejumlah aspirasi dari Pemkab Mura kepada kita saat melaksanakan kunjungan kerja kesana baru-baru ini, salah satunya yakni meminta adanya bantuan anggaran dari Pemprov Kalteng untuk penanganan stunting disana," ungkapnya, Kamis, 15 Juni 2023.
Lanjutnya, berdasarakan data nasional, angka stunting di Kalteng mencapai 40 persen. Angka itu terbagi disetiap kabupaten dan tertinggi yaitu Kabupaten Mura.
"Ada beberapa faktor penyebab tingginya angka stunring di Mura. Saat ini terus kita pantau dan mencari informasi akurat penyebab minimnya hasil dalam penurunan angka stunting tersebut," ucapnya.
--page
Dari berberapa pantaun dan kajian, ia menegaskan tingginya angka stunting di Kabupaten Mura ternyata ditingkatan kabupaten dan kecamatan. Sementara penduduk yang tinggal di daerah pedesaan belum terdata dengan baik.
"Memang data itu dipengaruhi banyak faktor. Kita juga memantau dan menggali informasi kenapa angka stunting disana tinggi, yang pasti salah satu penyebabnya yakni asupan gizi dan pola hidup maayarakat yang kurang baik," ujarnya.
Dikatkannya bahwa dalam rangka menurunkan angka stunting perlu adanya perhatian dan partisipasi semua pihak, utamanya pemerintah yang terjun ke masyarakat dalam memberikan sosialisasi hidup sehat, pendataaan dan penanganan cepat bila menemukan ada gejala stunting pada anak.
"Selain itu masyarakat juga harus bisa merubah pola hidup sesuai dengan anjuran kesehatan. Terlebih masyarakat yang tinggal di deaerah aliran sungai dekat tambang. Karena, kualitas air juga akan menjadi faktor penghambat tumbuh kembang anak," tukasnya. (DONNY D/H)









