KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sehubungan dengan akan dilaksanakannya Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode I Tahun 2023 Universitas Palangka Raya (UPR) yang penempatan mahasiswa berada di beberapa kabupaten yang ada di Kalimantan Tengah, salah satunya adalah Kabupaten Kapuas.

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) UPR pun telah melangsungkan pembekalan KKN reguler periode I kepada para mahasiswa/i yang menjadi peserta KKN. 

Salah satunya Sekda Kapuas, Septedy menjadi narasumber pada kegiatan tersebut dengan materi arah kebijakan pembangunan Kabupaten Kapuas melalui aplikasi zoom meeting.

Sekda mengapresiasi LPPM UPR yang sudah mempercayakan Pemerintah Kabupaten Kapuas menempatkan mahasiswa nya untuk melakukan KKN dan dirinya yakin proses KKN ini ada keuntungan yang bertimbal balik antara masyarakat dan juga para peserta KKN itu sendiri.

“Masyarakat pasti akan mendapatkan knowledge dari mahasiswa/i dan sebaliknya mahasiswa/i akan mendapatkan pengalaman yang berharga dari masyarakat," katanya, Kamis, 15 Juni 2023.

Ia mengharapkan dengan menyampaikan/mengutarakan beberapa persoalan di atas termasuk masalah stunting, semoga program UPR bersama anak-anak mahasiswa ini bisa berkontribusi membantu dalam menyelesaikan permasalahan di Kabupaten Kapuas.

"Termasuk mengedukasi masyarakat tentang bagaimana berbahayanya stunting bagi tumbuh kembang pada anak,” ucapnya.

Sebelumnya, Sekda Kapuas menyampaikan paparan pembekalan KKN Reguler Periode I Tahun 2023 tentang gambaran umum Kabupaten Kapuas.
 
Septedy juga menjelaskan beberapa permasalahan pokok pembangunan dengan masih terbatasnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, belum optimalnya pengembangan ekonomi daerah yang mandiri berbasis potensi unggulan daerah, belum optimalnya penanganan potensi gangguan ketentraman dan kenyamanan masyarakat.

Juga masih kurangnya ketersediaan dan pemerataan infrastruktur dan belum optimalnya tata Kelola Pemerintah yang baik. 

--page

"Untuk itu saya berharap dengan ditempatkannya mahasiswa di wilayah Kabupaten Kapuas ini nantinya bisa memberikan masukan bagi kami untuk melakukan membuat kebijakan dalam rangka menyelesaikan masalah yang ada, kami beranggapan bahwa para peserta nantinya bisa melihat secara konverhensif dan holistik terhadap masalah-masalah yang ada di lapangan,” tuturnya.

Adapun untuk tujuan pembangunan daerah adalah terwujudnya ketahanan pangan daerah dan tercapainya target penurunan stunting, tercapainya pemulihan ekonomi daerah pasca pandemi Covid-19. (DODI RIZKIANSYAH/R)