BANJIR yang terjadi di Kabupaten Barito Utara, khususnya di Muara Teweh, semakin meninggi yang diakibatkan intensitas hujan yang tinggi sehingga air meluap dan menggenangi rumah warga dan ruas jalan.
Sejumlah jalan kota yang tergenang banjir sehingga mengakibatkan akses terputus di Muara Teweh, yakni Jl Merak, Imam Bonjol, Dahlia, dan Jl Cempaka Putih. Akibat jalan yang terendam membuat Dinas Perhubungan dan kepolisian menutup ruas itu sehingga masyarakat harus mencari jalur alternatif lainnya.
Sementara itu, pemukiman warga yang terendam dalam beberapa hari terakhir, di antaranya Jl Flores Gang MT, Jl Dahlia Gang Paraguai, Jl Merak, dan Jl Imam Bonjol. Kawasan ini memang jadi langganan banjir setiap tahun ketika musim hujan tiba.
“Air terus naik karena di daerah ini terus terjadi hujan, sehingga debit air DAS Barito naik,” kata Wandi, warga Gang MT, Senin (28/3/2016).
Kisah Wandi, daerah di Jl Flores Gang MT, memang sudah langganan banjir, sehingga warga sudah tidak asing lagi dengan musibah banjir tersebut. Dalam menghadapi musibah banjir ini, biasanya warga mengamankan barang-barang berharganya, termasuk untuk dokumen-dokumen penting serta barang elektronik ke tempat yang aman atau tinggi.
“Di daerah ini untuk warga yang rumahnya bertingkat, barang-barang akan dipindahkan ke atas lantai 2, dan bagi yang rumahnya tidak bertingkat, maka biasanya mengungsikan barang-barangnya ke tempat sanak saudara yang tidak terkena banjir,” ujarnya.
Jika air terus saja naik maka pemukiman penduduk di daerah ini akan terendam banjir. Dan bagi warga yang tetap bertahan di rumahnya saat banjir, maka untuk tetap dapat beraktivitas biasanya akan mempergunakan getek (perahu) untuk bepergian.
Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Utara Sugianto P Putra mengatakan, pihaknya sudah mengantisipasi bencana banjir yang terjadi.
“Kita sudah siapkan tanggap darurat. Dan mendirikan tiga Posko di Gunung Timang, Teweh Timur dan Teweh Baru di Desa Sabuh,” katanya, Senin (28/3/2016).
Dikatakannya, untuk penyerahan bantuan bencana banjir di Teweh Timur dan Gunung Timang akan melakukan pendataan terlebih dulu. “Pendataan warga dilakukan Kades diketahui Camat. Dan penyaluran bantuannya dilakukan Dinsosnakertrans.” (DN/B-5)


