BORNEONEWS, Nanga Bulik – Ketua TP PKK Kabupaten Lamandau Rusdianti Hendra Lesmana mendorong peran pos pelayanan terpadu (Posyandu) yang ada di daerah setempat, terutama para kader-kadernya, untuk lebih maksimal membantu pemerintah dalam mencegah serta menekan angka stunting.
“Posyandu ini menjadi wadah strategis dalam mendukung peningkatan gizi anak. Tak kalah penting, peran kader-kader dalam penyelengaraan posyandu sangat berpengaruh dalam mencegah serta menekan angka stunting,” ungkap Rusdianti di Nanga Bulik, Jumat, 16 Juni 2023.
Istri Bupati Lamandau itu juga menyebut, posyandu merupakan garda terdepan atau ujung tombak pemerintah daerah dalam pencegahan stunting, karena kader posyandu dapat melihat langsung kondisi balita setiap bulannya.
“Terutama melalui sejumlah program yang dijalankan, maka posyandu dapat meningkatkan edukasi dalam pencegahan stunting pada anak,” ujarnya.
Lebih lanjut Rusdianti mengatakan, peran kader dalam penyelenggaraan posyandu sangat besar karena selain menjadi pemberi isu kesehatan pada masyarakat, juga sebagai penggerak masyarakat untuk datang ke posyandu guna melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat.
--page
“Sementara dalam perannya untuk mencegah stunting, kader posyandu dapat memberikan penyuluhan dan konseling kesehatan gizi. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan seorang ibu agar terjadi perubahan perilaku yang lebih baik,” terangnya.
Selebihnya Ia mengimbau masyarakat, terutama para orangtua untuk dapat secara rutin membawa anaknya ke posyandu. Apabila bisa memanfaatkan keberadaan posyandu dengan baik, maka si anak tidak akan kurang gizi dan tidak mengalami stunting. (HENDI NURFALAH/H)









