BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) mendorong terwujudnya generasi emas Indonesia di 2045.
Kepala DP3APPKB Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden menilai salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk mendukung generasi emas adalah pencegahan Perkawinan Usia Anak (PUA).
“Mewujudkan generasi emas Indonesia 2045, dibutuhkan generasi muda berkualitas yang harus dipersiapkan mulai dari sekarang,” ungkapnya di SMAN 5 Palangka Raya, Jumat, 16 Juni 2023.
Linae mengingatkan PUA akan memiliki berbagai dampak dan risiko baik risiko secara fisik, psikologis, ekonomi, sampai rentan terjadi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Ia menilai risiko tersebut juga termasuk berdampak pada anak yang nantinya akan dilahirkan berpotensi mengalami berbagai masalah, seperti masalah dalam pengasuhan, tumbuh kembang hingga mengalami stunting.
Untuk itu, sambungnya, diperlukan langkah preventif untuk membuka wawasan para orangtua, remaja dan anak-anak untuk menghindari PUA.
--page
“Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, sangat diharapkan peran aktif dari pihak sekolah maupun guru-guru dalam menciptakan lingkungan yang positif, nyaman,” tuturnya. (HERMAWAN DP/J)









