Jembatan penghubung kabupaten Seruyan dengan Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah dilaporkan mengalami rusak parah. Pantauan Antara di Seruyan, Senin, jembatan penghubung di ruas jalan provinsi di Desa Sungai Bakau, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kabupaten Seruyan, mengalami rusak parah dan terdapat lubang satu meter lebih pada bagian lantai yang terbuat dari kayu ulin itu.
Seorang warga desa Sungai Bakau, Romli (35) mengatakan, jembatan yang dibangun saat Seruyan masih masuk wilayah Kotim sudah mengalami kerusakan sejak seminggu yang lalu.
“Namun kita tidak tahu pasti penyebabnya, tapi banyak warga menduga rusaknya jembatan itu disebabkan karena kayu yang mungkin sudah lapuk atau ada kendaraan sarat muatan yang melewati jembatan,” katanya.
Warga berharap pemerintah segera memperbaikinya mengingat jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses yang menghubungkan dua kecamatan di wilayah selatan Seruyan, yakni Kecamatan Seruyan Hilir Timur dan Seruyan Hilir dengan Kabupaten Kotim.
“Kalau jembatan itu tidak segera diperbaiki maka kita khawatir arus transportasi akan terhambat, selain itu kerusakan yang terjadi juga dapat membahayakan pengendara yang melintas,” katanya.
Sementara Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Seruyan Nurhadian mengatakan, Pemkab Seruyan tidak dapat berbuat banyak terhadap kerusakan yang terjadi, karena jembatan penghubung tersebut berada di bawah kewenangan Dinas PU Kalteng.
Meski demikian, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas PU Kalteng agar segera melakukan perbaikan sehingga kerusakan jembatan tidak semakin parah. “Kita sudah sampaikan kepada Dinas PU Kalteng untuk segera melakukan perbaikan agar dapat memperlancar arus transportasi serta mencegah terjadinya kecelakaan terhadap pengendara yang melintas di jembatan tersebut,” katanya. (ANT/B-8)


