SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukamara berharap Muhammadiyah dapat melipatgandakan secara lebih masif gerakan kemajuan yang melekat diorganisasi keagamaan tersebut.

"Konsistensi dalam melaksanakan keputusan dan usaha organisasi sangat diperlukan dari seluruh anggota, kader, dan pimpinan, agar kata dapat sejalan dengan tindakan," ucap Wabup Sukamara, Ahmadi pada pembukaan Musda III Muhammadiyah dan Aisyiyah, Sabtu, 17 Juni 2023.

"Artinya dalam Bermuhammadiyah tidak hanya bicara dan berwacana, tetapi tidak kalah penting adalah berbuat secara nyata dalam memajukan Muhammadiyah," tambahnya.

Menurut dia, hal tersebut sejalan dengan etos yang selama ini melekat dalam budaya Muhammadiyah, yaitu sedikit berbicara banyak bekerja, serta menghindari kebiasaan banyak bicara sedikit bekerja, terlebih yang bersifat paradoks bicara tanpa bekerja.

"Sehingga gerakan berkemajuan yang melekat dan mekar di lingkungan bermasyarakatan di tingkat daerah dan cabang, saat ini harus terus dilipatgandakan secara lebih masif dan sistematik," ujarnya.

--page

Ahmadi menambahkan, Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi keagamaan yang menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Sukamara yang telah banyak memberikan kontribusi dalam pembangunan masyarakat khususnya di bidang keagamaan, pendidikan dan sosial, serta ekonomi kemasyarakatan.

Di mana dibidang pendidikan, Muhammadiyah Sukamara telah mendirikan sekolah dari tingkat TK, SD, SMP dan yang terbaru pada tahun lalu juga sudah berdiri SMA.

"Dalam 10 tahun terakhir telah terbentuk Lembaga Amal Zakat Infaq dan Sedekah atau Lazismu yang bergerak di bidang sosial ekonomi dan kemasyarakatan dengan beanding memberi untuk negeri," tukas Ahmadi. (NORHASANAH/J)