NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pemerintah Kabupaten Lamandau terus berupaya memenuhi penyediaan perumahan, air minum dan sanitasi di daerah setempat melalui berbagai terobosan dan program kerja pemerintah.

Sekda Kabupaten Lamandau, Muhamad Irwansyah mengungkapkan, Pemkab Lamandau telah menerjemahkan target pembangunan perumahan dan permukiman pada rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) tahun 2020-2024 untuk mendorong penyediaan perumahan, air minum dan sanitasi.

“Adapun target yang telah ditetapkan dalam RPJMN 2020-2024 di antaranya adalah tersedianya 100 persen akses air minum layak (termasuk 15 persen akses air minum aman),” kata Irwansyah di Nanga Bulik, Minggu, 18 Juni 2023.

Selain itu yang menjadi target yakni 90 persen akses sanitasi layak (air limbah domestik, termasuk 15 persen akses aman), nol persen rumah tangga yang mempraktikkan buang air besar sembarangan (BABS) di tempat terbuka, juga 100 persen rumah tangga di perkotaan terlayani pengelolaan sampah dan 70 persen rumah tangga menempati rumah layak huni dan terjangkau.

“Target pembangunan tersebut juga ditetapkan dalam rangka menuju pencapaian target tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB) atau sustainable development goals (SDG’S),” jelasnya.

--page

Sekda menyebut, pembangunan perumahan, permukiman, air minum dan sanitasi difokuskan pada pemenuhan pelayanan dasar serta mengatasi dan mencegah stunting. Selain itu, perumahan, air minum, dan air limbah merupakan indikator pencapaian standar pelayanan minimum (SPM) yang wajib dipenuhi daerah.

“Target rumah layak huni 82,50 persen, target akses air minum layak 100 persen dengan target air minum jaringan perpipaan 20,00 persen dan bukan jaringan perpipaan 80,00 persen. Selanjutnya target akses sanitasi layak 83 persen, target sanitasi aman 7 persen dan terakhir target buang air besar sembarangan (BABS) di tempat terbuka nol persen,” pungkasnya. (HENDI NURFALAH/R)