BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemilik lahan Pasar Martapura, Kompeks Pasar Palangka Raya, Sibot D Rumbang curhat dalam akun facebook terkait musibah kebakaran yang terjadi pada Senin (28/3/2016).


Dia mem-posting tulisan plus foto kebakaran yang isinya adalah “Jago merah terulang lagi. Tiga tahun yang lalu di Pasar Baru B Palangka Raya. Tuhan beri ketabahan untuk kami sebagai pemilik dan pedagang melenyapkan 64 kios,” tulis Sibot.


Para netizen lantas memberikan komentar terkait posting-an itu. Ada ungkapan bentuk keprihatinan, ada pula yang memberikan dukungan untuk bersabar atas musibah tersebut. “Ya kami turut prihatin. Harap sabar,” tulis Lukman Setiawan.


“Sabar ya pak. Mudah-mudahan cepat teratasi,” tulis netizen lainnya, Alex Sander Manulang.


Tidak hanya itu, kebakaran untuk kali kedua juga membuat netizen berkomentar memberikan saran agar bisa mengecek semua instalasi listrik. “Ya iku pak. Kok kebakaran lagi mungkin harus di cek semua instalasi listriknya,” kata Edi Supriyanto.


Sibot lalu menyebut bahwa kebakaran itu terjadi antara Jalan Lombok dan Jalan Jawa. Dimulai pada pukul 16.30 WIB dari Pasar Martapura merambat ke Pasar Baru. “Untuk sementara lagi diselidiki karena pada umumnya pukul 16.00 WIB pedagang beralih ke bloran (Pasar Blauran beroperasi malam) jadi dagangannya ditutup,”


“Pasar Martapura sudah banyak pemilik yang punya kios pada umumnya pemiik jadi tidak ada aturan pelanggaran berdagang makanan menggunakan kompor. Tapi namanya musibah dimana dan kapanpun bisa terjadi. Terimakasih atas perhatiannya saudaraku,” tutur Sibot.


Terakhir, Sibot kembai mengingat kejadian pertamanya. Persisnya terjadi pada Februari 2014. Selain menghanguskan 285 kios, Sibot mengakui musibah dua tahun silam itu belum habis rasa pahitnya tapi sudah terulang kembali. (BUDI YULIANTO/m)