TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Supir pikap biru bernama Akhmad Ripani (48), warga Lampihong Kabupaten Balangan yang terjepit dalam kabin mobil akibat bertabrakan dengan truk boks di Desa Puri Kabupaten Barito Timur dikabarkan meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit, Minggu, 18 Juni 2023.

"Korban driver yang terjepit tadi meninggal dunia dalam saat dirujuk dari Puskesmas Ampah menuju rumah sakit," ungkap Kapten 01 Fire Rescue BPK Samuja Rakhmat Hidayat melalui pesan WhatsApp beberapa jam kemudian setelah mengevakuasi korban dari lokasi kecelakaan ke Puskesmas Ampah.

Dia menambahkan, keluarga korban saat ini sudah mengetahui informasi tersebut dan berangkat dari Balangan menuju Barito Timur.

"(Keluarga korban) sudah mengetahui, diinfokan relawan HSU (Hulu Sungai Utara) yang berada di group kita (BPK Samuja)," imbuh Hidayat.

Diketahui, korban Akhmad Ripani terjepit di kabin setelah mobil pikap yang dikendarainya bertabrakan dengan truk boks di Desa Puri Kecamatan Raren Batuah. Selain terjepit, Ripani juga mengalami patah kaki dan luka pada bagian kepala. Sayangnya nyawanya tidak dapat diselamatkan saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.

--page

Bersama Ripani terdapat seorang penumpang bernama Rusmadi (41) yang mengalami luka-luka dan terlempar dari dalam mobil. Sopir truk boks juga mengalami luka-luka dan telah diamankan pihak kepolisian.

Para relawan belum mengetahui penyebab kecelakaan tersebut. Menurut Hidayat saksi mata yang terdekat hanya mengatakan tiba-tiba mendengar bunyi dentuman besar dan melihat ada satu orang tergeletak di pinggir jalan.

"Saat kami datang unit pikap ada di sebelah kanan jalan arah Ampah dan  truk boks di sebelah kiri jalan ke arah Ampah," tuturnya.

Hingga berita ini diturunkan, Borneonews belum bisa meminta keterangan dari Satlantas Polres Barito Timur. (BOLE MALO/H)