BORNEONEWS, Palangka Raya - Kebakaran di Pasar Martapura, Palangka Raya, Senin (28/3/2016) malam ternyata meludeskan sekitar 88 kios. Api membakar Kompleks Pasar Martapura yang semuanya hak usaha milik pribadi dan Blok B dengan pemilik Sibot D Rumbang.


Dalam akun facebook miliknya, Sibot menyebut ada 64 kios ludes terbakar di Blok B. Sementara pedagang bernama Misra Arta, 49, mengatakan ada sekitar 24 kios yang terbakar di Kompleks Pasar Martapura.


"Jadi beda. Kalau Blok B itu punya Pak Sibot. Kalau Kompleks Martapura milik pribadi. Total ada sekitar 24 kios. Nah, kalau Blok B saya tidak tahu," kata Misra kepada Borneonews, Selasa (29/3/2016).


Dia menuturkan, mayoritas dagangan di Pasar Martapura berjenis peralatan dapur seperti cobek, kendi, parang, alat memasak yang terbuat dari tanah liat. Namun ada dua di antaranya yang berjualan kain.


Misra juga berjualan di Pasar Martapura. Seluruh dagangannya hancur dan tidak bisa dipakai lagi. Dia memprediksi kerugian atas musibah tersebut lebih dari Rp50 juta.


Belum lagi saat ini dia juga harus memikirkan cara agar usahanya itu bisa kembali normal. 


"Sekarang tidak tahu. Belum ada tempatnya. Biasanya hari-hari keuntungan bersih Rp200 ribu per hari. Mudah-mudahan ada bantuan dari pemerintah," harapnya. (BUDI YULIANTO/m)