NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lamandau, Siti Syamsiah menyebut bahwa perempuan berperan penting dalam menyukseskan pesta demokrasi. Baik sebagai pemilih, penyelenggara, calon legislator ataupun calon kepala daerah.

“Peran perempuan dalam dunia politik dirasa masih sedikit tertinggal. Padahal perempuan juga mempunyai peran yang sangat penting dalam menyukseskan pesta demokrasi karena yang mengisi separuh dari populasi penduduk adalah perempuan,” ungkap Siti di Nanga Bulik, Senin, 19 Juni 2023.

Dikatakannya, keterlibatan perempuan mampu merepresentasikan pengalaman perempuan yang dituangkan dalam kebijakan yang lebih responsif gender. Selain itu, selama 3 periode Pemilu telah ditetapkan kebijakan afirmatif keterwakilan perempuan dalam parlemen minimal 30%.

Selain itu, lanjut dia, ada beberapa faktor yang menyebabkan minimnya keterlibatan perempuan dalam dunia politik, salah satunya karena masyarakat atau diri perempuan sendiri belum meyakini kemampuannya dalam berpolitik.

Kecenderungan inlah yang menyebabkan lebih besarnya porsi laki-laki dalam ruang publik, sehingga demikian perempuan tidak memiliki ruang yang cukup besar pada gagasan-gagasan politik dan kenegaraan.

--page

“Oleh karena itu, selain kebijakan afirmatif, penting juga memberikan dukungan bagi perempuan untuk memperoleh pengetahuan dan peningkatan praktik politiknya serta mendapat dukungan moral dari keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

Siti juga menyebut, salah satu tujuan dari demokrasi adalah kesetaraan, terkhusus kesetaraan gender bahwa antara laki-laki dan perempuan memiliki hak yang sama di hadapan demokrasi dan politik. Suatu keniscayaan yang tidak bisa dipisahkan antara perempuan dengan Pemilu.

“Yang mana perempuan juga bisa mengisi ruang-ruang kosong kepemimpinan dalam kepemerintahan yang bisa menghasilkan produk kebijakan yang responsif terhadap gender,” pungkasnya. (HENDI NURFALAH/J)