BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Seruyan mengakui adanya kekurangan alat mesin pertanian (Alsintan), terutama mesin panen padi, yang saat ini hanya tersedia tiga unit.
Kepala DKPP Seruyan Albidinnor, menjelaskan bahwa kekurangan mesin panen padi menjadi hambatan dalam menjalankan proses panen di wilayah tersebut.
Luas lahan pertanian yang akan di panen pada tahun 2023 mencapai sekitar 3.700 hektar, sementara hanya ada tiga unit mesin panen yang tersedia.
"Saat ini kita hanya memiliki tiga unit mesin panen padi. Jika dibandingkan dengan jumlah lahan, tentunya masih sangat kekurangan," kata Albidin, Senin, 19 Juni 2023.
Menurut Albidinnor, untuk mengatasi kekurangan tersebut, pihaknya membutuhkan tambahan sebanyak 21 unit mesin panen padi. Hal ini penting untuk menunjang hasil pertanian di Kabupaten Seruyan dan meningkatkan efisiensi proses panen.
--page
“Pemerintah daerah melalui DKPP Seruyan terus berupaya memperjuangkan penambahan mesin panen yang diperlukan oleh petani, “ ungkapnya.
Dengan penambahan mesin panen padi yang mencukupi, diharapkan produktivitas pertanian di Kabupaten Seruyan dapat meningkat. Hal ini akan berdampak positif bagi petani dalam meningkatkan hasil panen, efisiensi waktu, dan peningkatan kesejahteraan petani. (FAHRUL/J)









