PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Tinggal beberapa hari lagi umat muslim akan merayakan hari raya haji atau Iduladha 1444 H. Hari besar keagamaan ini indentik dengan hari raya kurban, artinya akan ada hewan yang dipotong seperti sapi, kambing atau domba.

Menjelang hari raya haji ini, Sekretaris Komisi I DPRD Kalteng, Sirajul Rahman meminta sebelum hewan kurban dipotong harus dipastikan kesehatannya oleh pihak-pihak terkait, jangan sampai ada hewan yang terpapar penyakit dijadikan kurban, ini tentu sangat berbahaya.

"Bahayanya bagi kesehatan orang yang mengonsumsi dagingnya. Sehingga, harus dipastikan kesehatan hewan kurban itu terlebih dahulu sebelum di distribusi atau dipotong apakah layak untuk dikurbankan atau tidak," ucapnya, Senin, 19 Juni 2023.

Dia mengatakan, memastikan kesehatan hewan kurban sangat penting, sebab pada tahun lalu banyak hewan seperti halnya sapi yang terkena penyakit mulut dan kuku (PMK), dan penyakit itu sampai saat ini masih terjadi meskipun tidak banyak seperti saat tahun 2022.

"Meskipun sudah dapat ditanggulangi, penyakit itu harus benar-benar dipastikan tidak menyerang hewan lagi. Sehingga, penting ketika dijadikan hewan kurban agar diperiksa kesehatannya waktu hendak dipotong atau disembelih," tuturnya.

--page

Ketua Umum DPW PKS Kalteng ini berharap dengan memastikan kesehatan hewan kurban hari raya haji tahun 2023 ini bisa berjalan dengan baik tanpa ada sedikitpun kendala utamanya terhadap kesehatan hewan yang akan dijadikan sebagai kurban.

"Tidak hanya PMK yang kita khawatirkan, tapi juga penyakit lainnya pada hewan. Maka dari itu sekali lagi sebelum hewan kurban dipotong harus dipastikan hewan itu benar-benar sehat atau bebas dari berbagai penyakit," tukasnya. (DONNY D/Y)