KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Seorang pemilik kedai Nomu Ferawati mendulang omset yang jauh meningkat saat membuka lapak di pameran pembangunan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Gunung Mas.

Pameran pembangunan tersebut dilaksanakan di Stadion Mini Kuala Kurun sejak tanggal 16-21 Juni 2023 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Kabupaten Gunung Mas.

"Kalau hari biasanya omset saya sekitar Rp300 ribu hingga Rp700 ribu tergantung ramai tidaknya pembeli. Namun ketika saya membuka stand di pameran, omset saya naik menjadi sekitar Rp1,5 juta per hari," ujar pemilik kedai Nomu Ferawati, Senin, 19 Juni 2023.

Dia melanjutkan, stand jualannya di pameran selalu ramai apa lagi ketika malam tiba. "Semenjak menyewa tenda untuk berjualan di pameran, pembeli kami sangat bertambah," paparnya.

Dalam lapak jualannya tersebut, Ferawati menjajakan makanan seperti tahu tek, nasi goreng, lalapan ayam, soto hingga bebek bumbu hitam.

--page

"Kedai Nomu yang ada di pameran buka sejak pukul 14.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB.Masyarakat Gunung Mas bisa datang ke stand kami yang ada di dekat panggung di samping stand Baby Crab," jelasnya.

Ferawati berharap, kegiatan pameran UMKM seperti itu bisa kembali diadakan, baik oleh pemerintah setempat maupun pihak lain karena dengan begitu bisa membantu para UMKM khususnya yang ada di Kabupaten Gunung Mas.

Selain pameran pembangunan, di Stadion Mini Kuala Kurun juga digelar berbagai perlombaan dari Festival Budaya Mihing Manasa yang berlangsung sejak 16 - 21 Juni 2023. (RISKA YULYANA/H)