PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Baru saja SMPN 1 Arut Selatan menggelar kegiatan Gelar Karya P5 pada Senin 19 Juni 2023 yang merupakan implementasi dari Kurikulum Merdeka. 

Kegiatan gelar karya tersebut dihadiri oleh Jamri, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Ketua dan Wakil Komite SMPN 1 Arut Selatan, FKOG kelas VII dan VIII, serta para orang tua hingga alumni. 

Jamri, Plt. Kepala Dikbud Kobar menyampaikan harapannya dengan adanya P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) Kurikulum Merdeka yang diterapkan kepada pelajar.

"Kita berharap kemampuan anak ke depan bukan hanya di akademik tapi juga dengan lain-lainnya (non akademik), jadi bahasanya itu multitalenta nah itu yang kita harapkan dari anak-anak kita. Mari kita poles potensi anak-anak kita, kan sayang jika tidak dikembangkan," harapnya. 

P5 Kurikulum Merdeka merupakan sistem pembelajaran yang bertujuan untuk menyelesaikan dan mengamati suatu masalah di sekitar dengan lima aspek utama yaitu: potensi diri, pemberdayaan diri, peningkatan diri, pemahaman diri, dan peran sosial. 

Kemudian, Jamri melanjutkan, sedari sekarang anak-anak dapat mempelajari tentang kewirahusaan yang mana jika memang anak tersebut memiliki potensi dalam bidang bisnis atau berwitahusaha maka guru maupun orang tua bisa memberikan arahan yang tepat. 

--page

"Kita berharap guru, siswa diajari mindset untuk bisnis tapi dengan catatan jangan sampai meninggalkan tugas pokok seorang guru, PNS, anak  yaitu belajar, belajar dan belajar," ujarnya. 

Ia juga menyampaikan jika dengan mengembangkan potensi anak yang misalnya memiliki jiwa wirausahawan (entrepreneur) maka anak tersebut di samping menjalankan tugas utamanya belajar, dia secara tidak langsung dapat membantu ekonomi orang tua atau keluarganya. (NURITA/R)