SERI MotoGP Argentina di Sirkuit Termas de Rio Ron­do masih empat hari l­a­gi, tepatnya pada Minggu (3/4/2016).


Namun, atmosfer balap­an su­­­dah mulai terasa. Apalagi di­bumbui dengan rivalitas pem­ba­lap Yamaha Valentino Rossi dan rider Honda Marc Marquez.


Kedua pembalap bahkan men­jadi pusat sorotan dan ak­tor kunci menjelang bergulir­nya seri MotoGP Argentina.


Hal itu tidak lepas dari stra­­­tegi entertainment pani­tia balapan yang memajang gambar kedua pemba­lap tersebut di paddock sirkuit.


Pemilihan Rossi dan Marqu­ez sebagai ikon MotoGP Ar­gen­tina akhir pekan ini tidak le­pas dari catatan kedua pem­balap saat tampil di tempat yang sama pada dua musim ter­akhir.


Di dua musim itu, Marquez dan Rossi ter­catat sebagai jua­­ra. Marquez jadi kampiun pada musim 2014, sedangkan The Doctor pada musim la­lu.


Yang membuat lebih mena­rik lagi, kemenangan Rossi pa­da musim lalu diiringi dra­ma kontroversial kontra Mar­quez. Start dari posisi de­lapan, The Doctor tampil fe­no­menal hingga merangsek ke posisi terdepan. Performa rider Italia itu mencapai pun­cak­nya ketika dia berduel de­ngan The Baby Alien.


Keduanya bersenggolan se­hingga Marquez terjatuh dan gagal merampungkan ba­lapan. Sebaliknya, Rossi te­rus melaju dan akhirnya me­nyentuh garis finis perta­ma.


Momen itu bisa disebut se­bagai awal rivalitas sengit Rossi-Marquez pada musim la­lu, yang kemudian menca­pai puncaknya di MotoGP Ma­­lay­sia dan MotoGP Valen­cia yang merupakan seri ter­ak­hir.


Hubungan keduanya tidak per­nah sama lagi sampai se­ka­rang. Rossi murka karena me­nganggap Marquez telah menghalangi jalannya menuju gelar juara dunia ke-10, dengan cara membantu Jorge Lo­renzo naik podium di GP Valencia.

(Crash/B-3)