KUALIFIKASI Piala Dunia 2018 zona CONMEBOL atau Ame­rika Selatan kem­bali bergulir, Rabu (30/3/2016).


Salah satu pertandingan yang layak dinantikan ia­lah laga antara tuan ru­mah Paraguay dan Brasil yang akan berlangsung di Estadio Defensores del Cha­­co, Asuncion, mulai pu­kul 07.45 WIB.


Paraguay dan Brasil saat ini sama-sama mengan­to­ngi delapan poin dari lima per­tandingan yang sudah di­jalani. Brasil berada di pe­ringkat tiga, sedangkan Pa­raguay di urutan keempat. 


Sementara itu, peringkat per­tama dan kedua dihuni Eku­ador (13 poin) dan Urugu­ay (10 poin).


Karenanya, kemenangan pa­da laga nanti sangat dibu­tuh­kan oleh kedua tim, minimal untuk mempertahankan po­sisi mereka di empat besar klasemen.


Sebaliknya, tim yang kalah bi­sa saja terlempar ke posisi de­lapan klasemen sementa­ra mengingat di belakang me­reka ada Argentina yang ju­ga mengantongi 8 poin, Chile (7 poin), dan Kolombia (7 poin).


Pelatih Brasil Carlos Dunga pun menyadari akan hal itu. Karenanya, ia meminta anak asuhnya menampilkan ke­mampuan terbaik mer­eka demi mengamankan tiga poin pada laga nanti.


Dunga juga tidak memungki­ri bahwa Paraguay merupa­kan lawan kuat yang berpo­ten­si mengganjal upaya Selecao untuk lolos ke Piala Dun­ia 2018 secepatnya.


“Kami harus menang. Seti­ap pertandingan penting ba­gi kami. Jadwal ini sa­ngat singkat, sehingga setiap pertandi­ngan sangat sulit,” ujarnya.


“Semua tim kesulitan me­la­ku­kan variasi saat bertemu la­wan demi lawan, tetapi yang pen­ting adalah hasilnya,” tam­bah dia.


Dunga sendiri mengharapkan Paraguay tidak melulu tam­pil bertahan saat berte­mu timnya. Ia berharap Paraguay tampil menyerang dan ter­buka.


“Kami berharap Paraguay un­tuk menekan, mengguna­kan para pemain yang telah ber­pengalaman dan berkuali­tas. Mereka adalah tim yang kuat,” tandasnya.


Dari kubu tuan rumah, pe­latih Paraguay Ramon Diaz me­ngaku siap menghadirkan ke­nangan buruk bagi Brasil pa­da laga nanti, seperti yang pernah mereka lakukan di Copa America tahun lalu.


Hanya, ambisi Ramon Diaz tidak diiringi dengan pe­nampilan terbaik timnya. Ter­bukti, Paraguay gagal me­raih kemenangan dalam per­tandingan sebelumnya kontra Ekuador. Laga itu itu berakhir dengan skor 2-2. 

(AFP/B-3)