WALI Kota Banjarmasin Ibnu Sina menyatakan ingin menciptakan ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan sebagai kawasan yang nyaman, terutama dari segi urusan kepemerintahan.
Pernyataan itu ia ungkapkan di hadapan ratusan peserta Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD), Selasa (29/3/2016).
“Jika ada instansi pemerintah di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin yang mempersulit masyarakat dalam berurusan silakan lapor saya, untuk segera ditegur instansi bersangkutan,” kata dia.
Menurut Ibnu Sina, sesuai dengan semangat atau moto ‘Banjarmasin Barasih dan Nyaman’ dalam era pemeritahannya, maka tidak ada pilihan lain bagai aparatur negara selain menciptakan kota ini sebagai daerah dengan tata kelola pemerintahan baik (good governance) atau sesuai dengan keinginan masyarakat.
Semua pegawai di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) harus bekerja maksimal dalam melayani masyarakat, sehingga warga kota benar-benar merasa nyaman, baik saat berurusan dengan instansi kepemerintahan maupun untuk bersekolah.
“Kita akan perhatikan semua sektor pendidikan, baik masalah tenaga guru, masalah administrasi, termasuk fasilitasnya . Jika ada wilayah yang kurang fasilitas pendidikannya, seperti di wilayah Kecamatan Banjarmasin Selatan, kita bangunkan sekolah di lokasi tersebut,” kata Wali Kota.
Pemkot juga akan memperhatikan sektor kesehatan agar masyarakat merasa nyaman saat berobat.
Untuk menunjang hal itu, pemkot akan membangun rumah sakit, serta akan memperbaiki puskesmas dan posyandu.
Hal lain tentu ialah kota ini diciptakan untuk nyaman berusaha. Makanya Pemkot Banjarmasin akan mencetak sedikitnya 2.500 usahawan baru yang akan didukung kalangan investor besar.
Untuk menciptakan kenyamanan pula Pemkot Banjarmasin akan memberikan subsidi kepada kelurahan.
“Jika semua desa memperoleh dana Rp1 miliar per desa, seharusnya kelurahan juga memperoleh Rp1 miliar per kelurahan, karena selama ini kelurahan hanya memperoleh Rp75 juta, dan keinginan ini harus didukung oleh DPRD kota,” katanya.
Sebelumnya, Kepala Bappeko Banjarmasin Fajar Desira, menyebut bahwa ada berbagai persoalan yang harus menjadi perhatian dan skala prioritas dalam upaya mewujudkan Kota Banjarmasin bersih dan nyaman.
Berbagai persoalan itu berkutat di bidang pendidikan, kesehatan, pariwisata, pemerintahan, infrastruktur, ekonomi, pertanian, koperasi, keuangan daerah, dan lainnya. (ANT/B-3)








