PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), menggelar sosialisasi perubahan atau penyesuaian tarif tiket kapal penumpang dan perintis, yang berlaku secara nasional, pada Jumat, 23 Juni 2023.

Sosialisasi yang berlangsung di ruang VIP Pelabuhan Panglima Utar Kumai, disampaikan langsung oleh Kepala PT Pelni Cabang Pangkalan Bun Rony Abdullah, serta dihadiri dari perwakilan KSOP Kumai, Travel Agen serta tamu undangan lainnya.

Disampaikan oleh Rony Abdullah, bahwa penyesuaian tarif ini ada dua item, yaitu pertama tarif angkutan laut kapal perintis berdasarkan Partauran Menteri Perhubungan Nomor 7 Tahun 2023, dan kedua tarif angkutan laut kapal penumpang berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 8 Tahun 2023.

"Tarif baru kapal penumpang dan perintis akan berlaku untuk pembelian tiket pada 1 Juli 2023. Untuk calon penumpang yang beli tiket saat ini (Juni 2023), dengan keberangkatan setelah 1 Juli, masih dikenakan harga lama atau harganya belum ada perubahan," ujar Rony Abdullah.

Rony mengungkapkan, mengapa ditetapkan penyesuaian tarif kapal perintis ini, karena dari tahun 2002 ini belum ada penyesuaian, dan baru di tahun 2023 pemerintah melakukan penyesuaian tarif.

Kemudian, penyesuaian tarif kapal penumpang ini belum ada penyesuaian sejak tahun 2017, dan sekarang baru ada perubahan penyesuaian tarif.

--page

"Penyesuaian tarif angkutan laut kapal perintis ini ada perubahan sekitar 100 persen, dan untuk angkutan laut kapal penumpang ini kisaran 24 persen," sebutnya.

Rony menegaskan, dengan adanya perubahan tarif angkutan laut kapal perintis dan penumpang, tentu juga dibarengi dengan sejumlah perubahan guna peningkatan pelayanan.

"Dengan adanya perubahan tarif ini, PT Pelni melakukan peningkatan pelayanan, mulai dari pembelian tiket, saat diatas kapal hingga turun dari kapal," ungkapnya.

Disebutkannya, seperti memberikan kemudahan calon penumpang dalam membeli tiket, yaitu dengan sistem aplikasi atau online. Kemudian pembayarannya bisa melalui Mobile Banking dan layanan lainnya.

"Kita berupaya mengurangi pembayaran secara cash. Jadi kami harap masyarakat jika membeli tiket, bisa menggunakan layanan media yang kami sediakan," ungkapnya.

--page

Kemudian pelayanan diatas kapal khususnya kapal penumpang, Pelni memperhatikan bebesapa hal, diantaranya terkait keselamatan, yaitu dilengkapi dengan peralatan keselamatan. Keamanan diatas kapal, itu dilengkapi dengan Security dan CCTV. Kemudian kenyamanan, seperti tempat tidur yang layak, baik dan bersih. Ketepatan, Kemudahan diatas kapal berupa informasi diatas kapal.

"Pemenuhan kesetaraan diatas kapal. Jadi untuk ibu - ibu menyusi kita berikan ruang khusus, ruang berobat, poliklinik dan lainnya. Layanan konsumsi juga tidak mengambil sendiri, tapi sekarang diantar," tuturnya.

Sehingga, kemudahan dan peningkatan pelayanan inilah menjadi salah satu pemerintah menerapkan penyesuaian tarif untuk angkutan laut kapal perintis dan juga kapal penumpang.

Rony Abdullah juga menambahkan, jika PT Pelni melakukan transformasi, salah satunya perubahan lambang atau logo Pelni secara Nasional. Dengan tag line, We Connect, We Unify. (DANANG/H)