SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Penemuan mayat bernama Clemente Jose (46), warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) di Jalan Sawit Raya 6, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) ternyata seorang pegawai Tata Usaha (TU) di salah satu sekolah di Kota Sampit.

Tetangga korban, Surya Bima mengatakan, korban merupakan pegawai TU di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Sampit.

Dia menjelaskan, pertama kali menemukan jenazah korban pada saat hendak menjemur pakaian, lalu mencium aroma tidak sedap di rumah korban. Dirinya pun merasa curiga karena tedapat banyak lalat di rumah korban.

"Kebetulan saya punya nomor handphone korban lalu saya telepon dia. Namun tidak ada jawaban. Lalu saya memanggil tetangga lainnya untuk mengecek kondisi dia didalam rumah," kata Surya Bima tetangga Korban. Sabtu, 24 Juni 2023.

Selanjutnya, tetangga korban tersebut membuka rumah korban dan melihat korban telah terbujur kaku di sebuah kursi yang berada di ruang keluarga rumah korban dengan kondisi yang memprihatinkan. 

--page

"Sekitar 3 harian kemarin dia masih terlihat. Hari Rabu kemarin korban ini masih berinteraksi dengan warga sekitar sini," ujarnya.

Setalah melihat kondisi korban, warga pun memanggil pihak kepolisian dan PMI untuk mengevakuasi jenazah korban. "Korban sudah dievakuasi dengan mobil ambulan milik PMI. Dan dibawa ke Rumah Sakit tadu," ucap warga.

Menurut pengakuan warga, korban memang tinggal sendiri dirumah tersebut. Isti korban telah meninggal dunia dan kedua anak korban berada di luar Kota Sampit.

Sementara itu, Kapolsek Ketapang Kompol Riza Fazrul Wahyudi mengatakan untuk saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kematian korban. Namun, dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit.

"Saai ini korban masih dilakukan visum di rumah sakit. Kami juga masih menunggu hasilnya, tali dugaan sementara karena sakit. Karena tidak ada tanda tanda kekerasan di tubuh korban," kata Kapolsek. (BUDDI RAHMAT H/Y)