PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Kalteng melakukan edukasi atasi permasalahan perempuan dan anak.

Edukasi dilakukan melalui kegiatan Storytelling membantu pemerintah daerah dengan target pencegahan perkawinan di usia anak.

“Dalam storytelling kali ini, kami ingin mengedukasi kepada anak-anak pentingnya mencegah dan mengurangi Perkawinan Usia Anak,” kata Ketua Forum PUSPA Kalteng, Nunu Andriani Edy Pratowo saat membuka kegiatan akhir pekan ini.

Ia mengingatkan dampak dari perkawinan usia anak itu salah satunya adalah dampak secara ekonomi, psikologis, fisik, sosial.

Perkawinan usia anak bisa berawal dari faktor ekonomi, budaya, agama sampai faktor kemajuan teknologi dan informasi.

“Contohnya anak-anak mudah mengakses hal-hal yang tidak seharusnya mereka lihat dan dapatkan di usia anak,” ucap Nunu. (HERMAWAN DP/R)