BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas IIB Kuala Kapuas memberikan pembinaan kepada para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di bidang pembuatan batako.
Pembinaan kemandirian sendiri merupakan pembinaan yang diarahkan pada bakat dan keterampilan agar WBP dapat kembali berperan sebagai anggota masyarakat yang bebas dan bertanggung jawab, Senin, 26 Juni 2023.
Pembuatan batako ini sendiri telah dilaksanakan dalam kurun waktu kurang lebih 2 tahun terakhir. Dalam pembuatan batako, warga binaan didampingi langsung oleh staf pelayanan dibidang pembinaan kemandirian.
Petugas pembinaan kemandirian, Fenardi M. Simanjuntak, menjelaskan tahap pembuatan batako.
“Bahan batako yang digunakan antara lain terdiri dari semen, pasir dan air. Untuk alatnya menggunakan sekop, cangkul dan cetakan batako," katanya.
--page
Pembuatan batako di Rutan Kuala Kapuas dalam 1 hari bisa menghasilkan 300 batako bahkan lebih. Rutan Kuala Kapuas sangat memperhatikan kualitas dari batako itu sendiri.
"Sehingga untuk harga Rutan Kuala Kapuas mengikuti harga di pasaran, kisaran harga Rp.2.500 sampai dengan Rp.3.000. “Sampai saat ini pemesanan tidak hanya di dalam Rutan saja, melainkan sudah keluar Rutan," ucapnya.
Kegiatan ini akan terus berlanjut untuk mengembangkan kemampuan yang ada didalam diri Narapidana di Rutan Kuala Kapuas, sehingga ketika Narapidana bebas nanti. (DODI RIZKIANSYAH/Y)









