BORNEONEWS, Pangkalan Banteng - Sudah hampir satu pekan, harga jengkol di Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kobar melambung. Bahkan mengalahkan harga dua ekor ayam potong.
"Harganya Rp50.000 sampai Rp60.000 per kilo. Itu yang ukuran sedang," kata pedagang jengkol di Pasar Karang Mulya, Marni (34), saat ditemui di lapak dagangannya, Rabu (40/3/2016).
Harga ayam potong Rp25 ribu per ekor, sementara harga jengkol saat ini bisa dua kali lipat harga ayam potong siap masak.
"Stoknya susah, jualnya aja nggak banyak seperti bulan kemarin. Memang dari petaninya seret," katanya.
Berdasarkan penelusuran di Pasar Karang Mulya, tidak lebih dari 3 pedagang yang berjualan jengkol. Menurut Marni yang mengaku sudah lima tahun lebih berjualan jengkol, harga jengkol muda kini mencapai Rp30 ribu per kilogram, yang biasanya hanya dijual Rp20 ribu per kilogram.
Ia mengakui, harga jengkol ini sudah merangkak naik sejak awal bulan ini. Bahkan ia tak jarang hanya mendapatkan 10 kilogram stok jengkol dari petani.
"Soalnya lagi nggak musim. Kalau terus seperti ini bisa jadi harganya seperti tahun 2014 bisa sampai Rp100 ribu per kilogram," tegasnya.
Informasi di lapangan juga, harga jengkol tua juga mengalami peningkatan harga di berbagai daerah termasuk di pulau Jawa. (CECEP HERDI/m)


