HARI terakhir penyerahan berkas pelamar tenaga kontrak di Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (31/3/2016), tercatat ada 2.816 pelamar. Mereka akan memerebutkan 223 formasi. Para tenaga kontrak yang direkrut tersebut sebagian besar akan ditugaskan di wilayah pelosok.
“Sesuai formasi yang kita buka kebanyakan penempatan di wilayah pelosok. Terutama guru dan tenaga kesehatan, karena sudah memilih ikut nanti harus siap ditempatkan di manapun,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kotim, Alang Arianto, di kantornya, Rabu (30//3/2016).
Setelah penyerahan berkas, pada 4 April nanti akan diumumkan kelulusan berkas bagi 2.816 pelamar tersebut, sekaligus saat itu pengambilan nomor tes bagi yang dinyatakan lulus berkas.
Pembukaan formasi tenaga kontrak tidak hanya diminati warga Kotim, pendaftar juga ada dari kabupaten lain, termasuk dari Kota Palangka Raya. Banyaknya pelamar ini mengisyaratkan para peserta harus bersaing ketat agar bisa lulus saat tes nanti. “Kami masih menunggu hasil konsultasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN)terkait materi tes. Kalau semua sudah siap, akan langsung kami umumkan tanggal pelaksanaan tes nanti,” ujar Alang.
Peserta disarankan mempersiapkan diri dengan mendalami berbagai bidang ilmu yang diperkirakan akan menjadi materi soal.
Selain itu para peserta untuk membiasakan menggunakan komputer agar tidak kaku saat mengikuti tes dengan sistem komputer tersebut. “Kalau melihat banyaknya peserta yang menyerahkan berkas, kemungkinan tesnya sampai seminggu. Misalnya saja sehari kami bagi lima tahap, satu tahap sekitar 50 orang. Ya sehari sekitar 250 orang,” jelas Alang.
Ada 223 formasi tenaga kontrak yang tersedia tahun ini. Dinas Kesehatan 67 orang terdiri dari perawat, perawat gigi, bidan, dokter umum, apoteker, asisten apoteker, analis kesehatan, nutrisionis, tenaga desain grafis, operator komputer, akuntansi, radiografer, rekam medik, ATEM teknik, sopir, petugas taman dan petugas kebersihan.
Satpol PP 10 orang. RSUD dr Murjani Sampit 18 orang, terdiri dari bidan, petugas transfusi darah, laboratorium, kesehatan lingkungan, juru masak, pengantar makanan, perekam medik, pengantar orang sakit dan petugas keamanan.
Sementara itu, BPPKB 24 orang penyuluh keluarga berencana. Dinas Pendidikan 100 orang untuk formasi guru TK, guru SD, guru Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA untuk SMP. Sedangkan Sekretariat Daerah 4 untuk formasi operator komputer, petugas bantuan hukum dan penyusun bahan laporan keuangan.
(FI/B-7)


