PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Berdasarkan data terbaru dari Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya hingga Rabu, 28 Juni 2023 terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sebanyak 52 kali.

Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Emi Abriyani menyampaikan dari 52 kejadian kebakaran tersebut mengakibatkan lahan dan hutan terbakar seluas 29,16 Hektar (Ha).

"Akhir - Akhir ini Palangka Raya memang belum ada di guyur hujan khususnya tiga hari belakangan, yang tentunya membuat lahan dan hutan lebih kering dari biasanya," katanya, Rabu, 28 Juni 2023.

Dari 52 kejadian karhutla, 21 ha di antaranya terjadi di Kecamatan Jekan Raya, 18 Kejadian di Kecamatan Sebangau, enam kejadian di Kecamatan Pahandut, tiga kejadian di Kecamatan Bukit Batu dan nihil kejadian di Kecamatan Rakumpit.

Dengan adanya kejadian tersebut, dirinya mengimbau Camat Jekan Raya agar bisa waspada dan lebih aktif dalam mengawasi atau melaporkan daerah rawan Karhutla ke tim TRC BPBD Kota Palangka Raya.

"Ayo mari cegah Karhutla di Kota Palangka Raya, dengan cara jangan membakar sampah, jangan membakar lahan, apabila ingin membuka lahan disarankan menggunakan roundup atau sejenisnya," pungkasnya. (PATHUR/R)