BORNEONEWS, Palangka Raya – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Nuryakin menyebut langkah renovasi bangunan ikonik di Kalteng mendapat respon positif dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Suhajar Diantoro.
“Renovasi bangunan ikonik seperti bundaran besar, bundaran Mahir Mahar, dan jembatan Kahayan yang dilengkapi dengan water front city, beliau menyambut positif,” ungkap Nuryakin dalam keterangannya usai menemui Sekjen Kemendagri di Jakarta, Selasa, 27 Juni 2023.
Ia menyampaikan progress pembangunan landmark bundaran besar Kalteng ditargetkan dapat selesai Desember 2023.
“Sebagaimana pernyataan Bapak Gubernur, bangunan-bangunan ikonik tersebut hanya merupakan bangunan statis dan hanya akan tenggelam dalam balutan sejarah, bila tidak diberi sentuhan artistik modern,” tuturnya.
Melalui renovasi diharap pada akhirnya akan menjadi daya ungkit bagi kebangkitan sektor lain, seperti pariwisata dan ekonomi kreatif.
Sebelumnya Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Shalahuddin menyampaikan progress renovasi Bundaran Besar Palangka Raya sudah mencapai 35 persen pada pekan ketiga Juni 2023.
--page
Dilakukan pembangunan struktur atas menara (elevasi +23,40 m) toilte, diorama museum budaya, museum perjuangan dan pekerjaan lansekap struktur untuk kolom besar sebanyak 4 buah. (HERMAWAN DP/R)









