DI MUSIM penghujan seperti sekarang ini, kebersihan lingkungan harus terus diperhatikan. Pasalnya, berbagai macam penyakit seperti deman berdarah dengue (DBD) dan diare gampang muncul bila lingkungan dibiarkan kotor.
Atas pemaham itulah, sebagian warga Kampung Jawa, Kelurahan Mendawai, Kecamatan Sukamara, Kabupaten Sukamara, mulai rutin membersihkan lingkungan tempat tinggal mereka.
Fokus utama mereka ialah membersihkan saluran air. Mengingat selama musim hujan saluran tersebut sering tersumbat sampah yang terbawa air hujan.
Jefri, warga Kampung Jawa, mengatakan bahwa sejak musim hujan dirinya selalu rutin membersihkan sampah yang menumpuk di saluran air di depan rumahnya.
“Parit ini dibersihkan terus biar airnya mengalir lancar, jika tidak dibersihkan airnya akan menggenang di sini, nanti bisa jadi sarang nyamuk,” katanya kepada Borneonews, Rabu (30/3/2016).
Jefri mengaku cukup kewalahan membersihkan sampah yang terus menumpuk di saluran air di depan rumahnya. Sebab, walau telah dibersihkan sampah tetap saja muncul. Bahkan bila dibiarkan selama beberapa hari, sampah yang terdiri dari plastik, kayu, dan lainnya, akan menumpuk.
Ia menduga, sampah itu muncul akibat kebiasan buruk masyarakat yang selalu membuang limbah rumah tangga ke saluran drainase. Padahal drainase dibangun untuk mengalirkan air hujan agar tidak terjadi banjir.
“Ini jika dibiarkan bisa jadi sarang berbagai penyakit dan membuat jalan tergenang air. Apalagi jika hujan deras sampah-sampah yang ada di drainase bisa meluber ke jalan,” tuturnya.
Dengan alasan itupula, ia rutin membersihkan sampah yang memenuhi saluran drainase di kawasan tempat tinggalnya.
Jefri turut pula mengajak warga lain untuk bersama-sama menjaga kebersihan drainase dari sampah. Salah satu caranya dengan tidak membuang sampah sembarangan atau menumpuknya di saluran air. Sebab nantinya dapat menghambat aliran air hujan.
“Kita kan semua warga Sukamara, jadi harus sama-sama menjaga kebersiahan lingkungan,” ujar Jefri.
Tetap waspada
Sebelumnya, Kepala Bidang PMK Dinas Kesehatan Sukamara Ahmad Darsoni, mengimbau warga terus menjaga kebersihan lingkungan, terutama selama musim hujan.
Menurut dia, lingkungan yang tidak terjaga kebersihannya bisa menyebabkan munculnya beragam jenis penyakit, terutama diare dan DBD.
Ia melanjutkan, penyakit diare biasa menyerang saat memasuki musim penghujan atau di akhir musim penghujan, namun untuk saat ini belum ada masalah yang serius.
“Saat ini masih wajar-wajar saja, jika dalam satu bulan hanya ada satu atau dua orang yang terserang mencret itu biasa saja. Sehingga tidak ada penaganan khusus,” ungkapnya.
Meski begitu, Darsoni menyebut dua jenis penyakit tersebut (DBD dan diare) tetap perlu diwaspadai karena sangat rentan menyerang warga.
“Penyakit ini perlu diwaspadai, namun kuncinya ada di lingkungan. Jika ingin terhidar, lingkungan perlu dijaga kebersihannya,” kata Darson. (MG13/B-3)


