SEJUMLAH petani di Desa Sei Bundung, Kecamatan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara, mengaku kecewa dengan sikap penyuluh pertanian yang tidak merespons keluhan mereka.
Seperti yang diungkapkan perwakilan petani di Desa Sei Bundung, Jumino, kepada Borneonews, Rabu (30/3/2016).
Ia mengungkapkan, penyuluh pertanian yang ditempatkan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Sukamara di Desa Sei Bundung tidak peka terhadap keluhan para petani.
“Kami hanya perlu setiap keluhan kami didengar dan dicarikan solusinya, bukan malah dijawab ‘ya sudah nasib pak’. Seharusnya penyuluh bisa mencarikan solusi setiap masalah yang dialami para petani,” kata dia.
Munurut Jumino, penyuluh pertanian seperti itu berarti tidak bisa bekerja. Karenanya kinerja mereka harus dievaluasi.
Jumino menuturkan, sepengetahuannya hampir seluruh petugas penyuluh pertanian di Kabupaten Sukamara bersikap sama, yaitu tidak begitu peduli dengan keluhan petani. Padahal keluhan itu terkait dengan hama penyakit yang menyerang tamanan.
“Rata-rata sikap mereka seperti itu, hanya bilang terima saja seperti itu, tanpa mau memberikan solusi. Berbeda dengan penyuluh yang ada di Pulau Jawa, setiap keluhan petani didengarkan lalu dicacat sebagai laporan mereka kepimpinan. Sehingga keluhan petani bisa dicarikan jalan keluar.”
Di samping itu, petugas penyuluh pertanian di Pulau Jawa bener-benar bekerja supaya petani bisa lebih baik.
Jumino berharap, para penyuluh pertanian di Bumi Gawi Barinjam dapat mengubah sikap dan tabiat mereka supaya bisa bekerja dengan baik. Serta selalu mendengarkan keluhan dan mencarikan solusi terhadap setiap masalah pertanian yang dialami petani.
Menurutnya, bila para penyuluh bisa bekerja dengan baik sesuai tugas dan fungsi mereka, tentu akan berdampak pada meningkatnya produksi pertanian di Kabupaten Sukamara.
Masih dalam kesempatan yang sama, Jumino mengungkapkan bahwa penyuluh petanian bukan hanya tidak peduli dengan berbagai keluhan petani, tetapi juga lebih mementingkan pekerjaan yang berkaitan dengan proyek. “Mereka akan rajin kalau ada proyek saja.
Mereka rajin sekali turun ke lapangan saat ada pengadaan pupuk dan racun insektisida,” ucapnya. (B-3)


