BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kuala Kapuas konsisten dalam memberikan ruang bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk mengembangkan diri melalui pembinaan kemandirian.
Di antaranya melalui pembinaan di bidang pertanian hortikultura. Salah satu yang menjadi komoditi tanaman yang dibudidayakan yakni jenis sayuran seperti sawi, kangkung dan pakcoy.
Dengan lahan yang terbatas yakni memanfaatkan area sekitar brandgang, para warga binaan melakukan kegiatan bercocok tanam hingga akhirnya memasuki masa panen.
Kepala Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas, Toni Aji Priyanto, melalui stafnya, I Nyoman Purana, menuturkan kegiatan pertanian sebagai wadah pembinaan untuk warga binaan sangat memberikan dampak yang positif bagi warga binaan disaat mereka sedang menjalani masa pidana di Rutan Kuala Kapuas.
"Mereka juga mendapat keterampilan dalam bertani sebagai bekal mereka ketika kembali ke masyarakat," katanya, Jumat, 30 Juni 2023.
--page
Terbaru, hasil pembinaan tersebut, WBP berhasil memanen sebanyak masing-masing 50 ikat sayur sawi, kangkung dan pakcoy dari area brandgang, dari masa penanaman selama 35 hari.
"Sayur sawi kangkung dan pakcoy merupakan jenis sayur mudah dibudidayakan. Hasil penen ini merupakan kontribusi Rutan Kuala Kapuas dalam mendukung program ketahanan pangan nasional," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/Y)









