BORNEONEWS, Sampit - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kotawaringin Timur mengurangi 546 atlet untuk hadapi Pekan Olahraga Provinsi.
"Tahapan kita sebagai peserta itu sudah saya berikan tenggang waktu, sehingga dilaksanakan seleksi atlet. Saat seleksi atlet itu terjadi pembengkakan," kata ketua KONI Kotim Ahyar Umar, Jumat, 30 Juni 2023.
Saat seleksi atlet diperoleh 1.346 orang di semua cabang olahraga (cabor) yang akan mewakili Kotim. Padahal kesepakatan dengan pemerintah daerah, maksimal mengirim atlet sebanyak 800 orang. Sebab di daerah lain pun mengirim atlet sekitar 300 hingga 400 orang.
"Kemungkinan karena kita tuan rumah seleksi atlet masing-masing cabor tidak maksimal," ujarnya.
Menurutnya, terlalu banyak atlet akan menghabiskan anggaran besar. Dia mengumpamakan, anggaran konsumsi dalam satu hari Rp100 ribu per orang maka selama Porprov berlangsung akan menghabiskan Rp1,2 juta per orang.
"Itu hanya konsumsi, belum pakaian atlet itu sejuta lebih dan uang sakunya satu juta," tandasnya.
--page
Oleh sebab itu, dirinya menyesuaikan kesepakatan dengan Pemkab Kotim untuk mengirim 800 atlet semua cabang olahraga, agar anggaran dapat digunakan lebih maksimal untuk kegiatan.
"Kita memang tuan rumah tetapi kita harus memperhatikan agar mengirimkan atlet tidak perlu banyak tetapi berkompeten. Karena 800 atlet itu kita sudah yang paling banyak," tutupnya. (DEWI PATMALASARI/H)









