SEJUMLAH jembatan yang berada di jalur penghubung Kabupaten Seruyan - Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) banyak mengalami kerusakan. Seperti lobang di sisi jembatan yang bisa membahayakan pengguna jalan.
Pantauan, Selasa (29/3/2016) sore, lobang pada lantai jembatan berbahan kayu sudah lama terlihat. Namun, minim rambu peringatan.
Seperti jembatan di Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, terdapat lobang besar yang mampu menenggelamkan ban mobil kendaraan.
Rambu hanya didapati pada jembatan berlobang saat memasuki wilayah perbatasan Seruyan menuju Kuala Pembuang.
“Bagi saya kalau harus mengantre tidak masalah, sepanjang kalau jembatan berlobang ini sedang diperbaiki,” kata Imis, sopir travel.
Kondisi jembatan berlobang dan rusak juga diungkapkan Perwira Penghubung Koramil Kuala Pembuang saat akan pulang ke Kuala Pembuang dari arah Sampit.
Tampak juga saat itu, anggota TNI turut membantu arus lalu lintas kendaraan yang melintasi jembatan berlobang.
Perbaikan jembatan
Sementara itu, Jembatan Kalap Bangkirai di wilayah Seruyan, diperbaiki Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Provinsi Kalteng.
Yakni melalui kegiatan pekerjaan pembangunan jembatan baru S Kalap Bengkirai ditambah penanganan ruas badan jalan yang tergerus dengan dana sebesar Rp3,145 miliar.
Sejumlah pekerja tampak sibuk menyelesaikan pembangunan jembatan alternatif yang berada di samping jembatan Kalap Bengkirai.
Nantinya jembatan alternatif tersebut akan dilintasi oleh pengendara baik dari arah Sampit ataupun Kuala Pembuang.
“Untuk kondisi jalan yang menghubungkan jembatan ini dinilai sangat mengganggu dan mengancam keselamatan pengendara. Di samping badan jalan yang rusak ini, terdapat longsong yang curam,” ujar Hasanudin, warga Kuala Pembuang.
Sepengetahuannya, kondisi badan jalan penghubung jembatan ini sudah dari dulu sangat dikeluhkan oleh pengguna kendaraan.
(B-11)


