Ketua Umum PSSI La Nyalla Mattalitti ternyata tak hanya diburu Kejaksaan Agung RI soal kasus korupsi dana hibah selaku Ketua Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur. Korupsi Pemberantasan Korupsi pun membidik La Nyalla dengan dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Universitas Airlangga Surabaya.
Bahkan, dua hari belakangan, petugas KPK menggeledah kantor Pemuda Pancasila Jawa Timur di Surabaya dan kantor PT Pembangunan Perumahan di Sidoarjo.
“Teman-teman dari KPK ke sana untuk mencari petunjuk terkait dugaan itu,” cetus Ketua KPK Agus Rahardjo di Auditorium KPK, Selasa (29/3/2016).
Untuk diketahui, selain menjabat sebagai ketua umum PSSI, La Nyalla juga menjabat sebagai ketua Kamar Dagang Indonesia Jatim dan Ketua Pemuda Pancasila Jatim. Penggeledahan yang dilakukan di PT Pembangunan Perumahan oleh KPK lantaran isteri La Nyalla, Machmudah, tercatat sebagai pemilik perusahaan pemenang tender proyek pembangunan rumah sakit Unair.
Agus Raharjdo mengungkapkan, La Nyalla memang pernah dimintai keterangan terkait kasus ini poda bulan Maret 2015 silam.
Meski demikian, pihak KPK dalam waktu dekat bakal menaikkan statusnya dari saksi menjadi tersangka.
Kabur ke Singapura
La Nyalla Mattalitti sebetulnya ditetapkan sebagai buron atau masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak hari Selasa (29/3/2016) ketika ia dideteksi tengah berada di Malaysia. Namun kini, Kejaksaan Agung RI menyebut La Nyalla tengah berada di Singapura.
“Dia di Singapura makanya kita tetapkan sebagai DPO. Kita kontak Interpol. Kan sudah DPO, kita kontak polisi untuk terbitkan red notice,” ungkap Jaksa Agung RI M Prasetyo.
(B-12)








