TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Ratusan peserta atau persisnya berjumlah 190 orang dari berbagai desa di Kabupaten Barito Timur dan Kabupaten Tabalong mengikuti Festival Nariuk 3 di Desa Pulau Patai Kecamatan Dusun Timur. Kegiatan dibuka oleh Bupati Barito Timur, Ampera AY Mebas, Minggu, 2 Juli 2023.

Selain peserta, festival tersebut juga ramai dikunjungi oleh masyarakat yang ingin menonton berlangsungnya festival.

Turut hadir Ketua TP PKK Barito Timur, Kajari, Sekda, Wakil Ketua II dan anggota DPRD Barito Timur, Kepala Disbudparpora dan Kepala DPKD Barito Timur, Camat Dusun Timur, Danramil 1012-04 Tamiang Layang, Kades Pulai Patai serta tamu undangan lainnya.

Ketua Panitia Festival Nariuk 3 Desa Pulau Patai, Ero Saputra dalam laporannya mengatakan, tujuan diadakan Festival Nariuk 3 yaitu untuk menjaga dan melestarikan warisan adat dan budaya suku Dayak Maanyan dan Lawangan di Barito Timur.

"Yang kedua, untuk mempromosikan destinasi wisata yang ada di Desa Pulau Patai menjadi destinasi unggulan Barito Timur," lanjutnya.

Selain itu pelaksanaan kegiatan tersebut juga untuk meningkatkan ekonomi masyarakat yang ada di Desa Pulau Patai.

--page

Sementara itu, saat menyampaikan sambutan, Bupati Barito Timur menuturkan, Nariuk adalah salah satu kearifan lokal yang patut dilestarikan karena merupakan cara menangkap ikan secara tradisional yang menjaga keberlangsungan ekosistem di sungai.

Nariuk sendiri merupakan cara menangkap ikan dengan alat berbentuk lembing atau tombak yang dalam bahasa Dayak Maanyan dinamakan Tariuk.

"Maknanya dari Nariuk ini adalah mempertahankan ekosistem ikan karena tidak merusak habitat ikan dan ikan yang ditangkap untuk tujuan konsumsi, bukan untuk dijual," kata Bupati.

Pada kesempatan tersebut Ampera juga mengingatkan agar seluruh peserta bersikap sportif dan mematuhi aturan yang ditetapkan oleh panitia Festival Nariuk.

"Saya mengingatkan juga untuk yang tidak bisa berenang agar berhati-hati," imbuhnya.

Festival yang berlangsung selama tiga jam itu berlangsung meriah, selain kerena sorak-sorai pengunjung saat ada peserta yang mendapat ikan yang besar, juga karena panitia menyiapkan panggung hiburan dengan penyanyi-penyanyi lokal Barito Timur. (BOLE MALO/Y)