BORNEONEWS, Tamiang Layang - Festival Nariuk 3 di Desa Pulau Patai Kabupaten Barito Timur, Minggu, 2 Juli 2023, berlangsung meriah. Selain diikuti 190 peserta, festival itu dibanjiri pengunjung dan diisi dengan panggung hiburan.
Pada akhir festival panitia mengumumkan para pemenang serta membagikan trofi dan uang pembinaan untuk 4 kategori penilaian yaitu juara favorit, tercepat mendapatkan ikan, perolehan ikan terbesar dan perolehan ikan terbanyak.
Adapun juara favorit disematkan kepada Tim Desa Simpang Bingkuang yang membawa peserta sebanyak 53 orang. Kemudian tercepat mendapatkan ikan diraih oleh Kasriono dari Desa Bamban dengan catatan waktu 2 menit sejak festival dibuka.
Selanjutnya perolehan ikan terbesar I juga diraih oleh Kasriono dari Desa Bamban dengan berat ikan 5,8 kilogram, perolehan ikan terbesar II diraih Ricky dari Desa Simpang Bingkuang dengan berat ikan 5,3 kilogram serta perolehan ikan terbesar III diraih oleh Rusdianto dari Desa Simpang Bingkuang dengan berat ikan 5 kilogram.
Berikutnya perolehan ikan terbanyak I dimenangkan Bertonius dari Desa Sumur dengan jumlah ikan 5 ekor, perolehan ikan terbanyak II dimenangkan Hardiyanto dari Desa Bamban dengan jumlah 5 ekor serta perolehan ikan terbanyak III dimenangkan oleh Andi Desa Tewah Pupuh dengan jumlah ikan 4 ekor.
--page
Saat diwawancarai usai menutup Festival Nariuk 3, Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas menyampaikan harapannya agar pada tahun-tahun selanjutnya Festival Nariuk tetap digelar bahkan dengan konsep yang semakin tertata bagus.
"Memang ada momennya (pelaksanaan Nariuk) yaitu pada saat air sungai sedang surut, kemarau. Memang nggak bisa sembarang hari-harinya," ujarnya.
Bupati juga memastikan dukungan pemerintah daerah melalui dinas kebudayaan, pariwisata, kepemudaan dan olahraga untuk pelaksanaan festival selanjutnya pada tahun 2024.
"Tahun yang akan datang sebelum pelaksanaan festival harus gencar promosinya untuk menarik pengunjung dan peserta," pesannya kepada panitia.
Terkait jalan masuk ke lokasi festival sepanjang kurang lebih 1 kilometer yang kurang nyaman dilintasi pengunjung, Bupati mengatakan akan ditingkatkan dengan menggunakan dana desa.
"Karena ini di desa (termasuk jalan desa), maka nanti kita akan masukkan dalam kegiatan di dana desa," jelasnya. (BOLE MALO/Y)









