TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Seorang pria pemanen sawit diduga meninggal setelah tertimpa buah sawit yang dipanennya di Desa Lebo Kecamatan Pematang Karau Kabupaten Barito Timur, Selasa, 4 Juli 2023.

Pada tanda pengenal korban yang diperoleh Borneonews, tertulis korban bernama Mendi, lahir di Desa Pinang Tunggal tahun 1975 dan berdomisili di RT 01 Desa Pangkan Kecamatan Paku.

Menurut Fahriansyah dari Relawan RGB-33 Ampah yang melakukan evakuasi bersama relawan BPK Samuja, jenazah korban pertama kali ditemukan di dalam Rorak oleh rekan korban yang juga bekerja di perkebunan sawit.

"Kayaknya terjatuh ke kolam (rorak) setelah tertimpa buah sawit. Mungkin korban sempat pingsan, tapi saat ditemukan sudah meninggal," ujarnya menyampaikan dugaan penyebab korban meninggal.

Rorak adalah galian berbentuk kolam disekitar pohon sawit yang biasa difungsikan untuk menimbun bahan organik dari pohon sawit untuk menjaga kesuburan tanah sekaligus konservasi air.

--page

Tampak di dalam Rorak tempat jenazah korban ditemukan juga terdapat setandan buah sawit.

Karena saat ditemukan korban sudah meninggal, relawan gabungan memutuskan menunggu kedatangan keluarganya sebelum mengevakuasi jenazah ke Puskesmas Ampah untuk divisum.

"Tadi setelah divisum di Puskesmas Ampah langsung dibawa ke rumah duka di Desa Pinang Tunggal," lanjut Fahriansyah.

Meski demikian, dia tidak mengetahui hasil visum yang dilakukan Puskesmas Ampah karena perkara tersebut saat ini dalam penanganan Polsek Pematang Karau.

Hingga berita ini diturunkan, Borneonews belum bisa meminta keterangan resmi dari Polsek Pematang Karau terkait penyebab korban meninggal maupun hasil visum dari puskesmas. (BOLE MALO/J)