BUPATI Kotawaringin Barat (Kobar), Bambang Purwanto memrioritaskan pembangunan ke desa-desa terpencil. Terutama infrastruktur jalan penghubung atau jalan poros desa. Mayoritas warga desa di pelosok


meminta pembangunan dilakukan secara merata. Agus, warga desa Mulya Jadi, Kecamatan Pangkalan Banteng menginginkan jalan poros menuju desanya segera diperbaiki. Sebab saat ini jalan tersebut masih berupa tanah dan batu kerikil. “Waktu ada Bupati ke sini katanya segera ditingkatkan jalan poros. Mudah-mudahan saja terlaksana,” kata dia kepada Borneonews, Kamis (31/3/2016)


Senada, Yanto, warga desa Karang Sari yang letaknya sekitar 10 kilometer dari pusat Kecamatan Pangkalan Banteng berharap jalan menuju kampungnya segera diaspal. Sebab jalan poros tersebut merupakan jalan utama masyarakat untuk beraktivitas.


“Wah sudah lama jalannya rusak. Kalau diaspal juga pasti biayanya besar. Tapi kan bisa saja kalau pemerintahnya serius,” ungkap dia saat berbincang di depan pasar Karang Mulya. 


Namun harapan pelosok tersebut bisa tak terlaksana. Pasalnya, tahun ini Pemkab Kobar tidak akan meningkatkan jalan poros di dua desa tersebut. Diakui kepala Desa Mulya Jadi, Imam, anggaran untuk pembangunan jalan poros desa belum cukup. 


Ia mengetahui saat musrembang kecamatan beberapa waktu lalu. “Tahun ini belum ada, peningkatan jalannya belum sampai ke desa kami. Dari Desa Simpang Berambai paling sampai desa Natai Kerbau,” kata dia. 

(CP/B-7)