BORNEONEWS, Palangka Raya - Seiring dengan berakhirnya pandemi Covid-19, sektor pariwisata menjadi salah satu sektor potensial dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Maka dari itu agar dapat optimal pengembangan sektor pariwisata ini perlu konsep strategis.
Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Siti Nafsiah mengatakan penerapan konsep strategis tersebut bisa dilakukan pada pembangunan kampung wisata di Kalteng.
Kampung wisata tersebut dibangun dengan mengedepankan konsep kesenian, budaya dan kearifan lokal masyarakat suku Dayak, sehingga mampu menarik minat wisatawan baik lokal maupun mancanegara.
"Keberadaan kampung wisata dengan konsep seperti itu akan menjawab rasa penasaran wisatawan yang selama ini kebingungan mencari hal-hal yang berbau seni budaya suku Dayak ketika berkunjung ke Kalteng. Karena tersentral pada satu titik jadi memudahkan mereka untuk melihat pertunjukan seni budaya serta kearifan lokal," ucapnya, Rabu, 5 Juli 2023.
Menurutnya, penerapan konsep strategis ini juga bisa menjadi salah satu inovasi bagi pemda untuk menggali lebih dalam potensi pariwisata untuk mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) sekaligus menjadi upaya untuk semakin menggencarkan promosi kesenian budaya dari kepariwisataan Kalteng.
Dalam pengembangannya tentu pelibatan para pelaku seni tradisional setempat dalam pembuatan konsep strategis kampung wisata juga diperlukan sehingga benar-benar mencerminkan kehidupan masyarakat Dayak dimasa lampau sekaligus menambah daya tarik yang lebih kuat bagi wisatawan.
--page
"Konsep strategis ini tidak hanya menjadi magnet bagi wisatawan untuk sekedar melihat saja, tapi juga bisa dikembangkan lebih jauh seperti menjadi sarana bagi pengunjung untuk melakukan penelitian terhadap seni dan budaya Kalteng," imbuhnya. (DONNY D/R)









