JALAN Rikut Jawu-Tabakanilan terendam banjir, tepatnya di jembatan Desa Dangka, Kecamatan Dusun Selatan, Barito Selatan, Kamis (31/3/2016).
Banjir itu secara tiba-tiba karena curah hujan cukup tinggi sehingga mengakibatkan Sungai Pematang Kayu meluap.
Banjir yang menggenangi jalan ini sebatas pinggang orang dewasa.
Akibatnya, warga yang hendak melintasi jalan yang tergenang banjir kurang lebih sepanjang 100 meter itu lebih memilih kembali dari pada melewatinya.
Febriyanto Hidayat, seorang warga mengatakan banjir ini diperkirakan mulai pukul 06.30 WIB, karena pukul 06.00 WIB temannya saat melintasi jalan ini belum banjir.
“Kita lebih memilih tidak melanjutkan perjalanan dari pada motor mogok,” katanya.
Dia mengatakan ada warga lainnya yang nekad menerobos banjir dengan arus sangat deras.
Akibatnya motornya terseret arus, namun beruntung pengendaranya selamat.
Sebagiannya lagi minta bantuan warga untuk mengangkat motor melewati banjir.
Kakendi, warga Desa Baruang pemilik motor yang terseret banjir mengatakan, dia terpaksa melewati banjir karena ada urusan penting di Buntok.
“Saya kira banjirnya tidak dalam. Saat melewati jembatan itu tiba-tiba airnya dalam dan arusnya deras, sehingga motor saya ikut terseret arus. Beruntung saya cepat meloncat sehingga selamat,” bebernya.
Motor yang ikut terseret itu Yamaha Vega R. Sampai saat ini motor miliknya masih belum ditemukan. Berdasarkan informasi yang dihimpun saat ini banjir sudah mulai surut. (UR/B-6)


