BUPATI Barito Timur (Bartim) Ampera AY Mebas mengatakan, Pemerintah Kabupaten Barito Timur berencana mengaliri listrik ke sejumlah desa. Hal itu merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menyediakan akses listrik memadai sebagai pendukung aktivitas sehari-hari masyarakat, serta memacu percepatan pembangunan kewilayahan.
“Listrik menjadi kebutuhan masyarakat dewasa ini. Kehadirannya berperan penting dalam menunjang kehidupan masyarakat, baik sebagai sumber penerangan ataupun pendukung pemanfaatan teknologi modern,” katanya, Jumat (31/3/2016).
Ampera mengungkapkan, tahun ini pihaknya berencana menyediakan akses listrik ke sejumlah desa seperti ke Pulau Patai, Balawa, Taringsing serta Mawani.
Melalui anggaran yang ada, pelaksanaan program ini dikerjakan secara bertahap hingga listrik mengalir ke kawasan tersebut.
“Penyediaan listrik menjadi salah satu fokus yang kita ambil di tahun ini. Desa lain yang belum teraliri nantinya juga bakal mendapatkan program serupa,” tandasnya Ampera.
Dirinya menjelaskan, penganggaran tahun ini disiapkan sebaik mungkin. Sejak tahapan pembahasan beberapa waktu lalu, sejumlah mata kegiatan diseleksi kemudian dipilih sesuai prioritas demi mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat, terkhusus yang bermukim di kawasan pelosok.
Bupati mengajak masyarakat mendukung ragam kebijakan dan program yang digiatkan pemerintah melalui partisipasi aktif, pengawasan dan penciptaan suasana kondusif. Hal itu supaya pelaksanaan pembangunan berlangsung sesuai koridornya, serta selaras dengan harapan dan kepentingan masyarakat.
Sementara itu, di sejumlah daerah di Kalteng seperti di Sampit, Kotim dan Pangkalan Bun, Kobar, baru-baru ini warga di dua kabupaten tersebut menggelar demonstrasi mengeluhkan layanan PLN yang kerap memadamkan listrik secara tak beraturan. (Tbs/B-5)


