LEMBAGA Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), terpaksa mengatur jadwal ulang pelaksanaan pelatihan keterampilan dan uji kompetensi untuk mendapatkan Sertifikasi Keterampilan (SKT) gratis.


Wakil Ketua III LPJK Kalteng, Akhmad Suwandi, mengatakan pihaknya terpaksa menjadwalkan ulang kegiatan itu karena target peserta

belum tercapai. “Seharusnya, Minggu terakhir bulan Maret ini sudah kita laksanakan untuk kompetensi juru gambar arsitektur dan sipil.


Tapi jumlah pesertanya belum mencapai target yang kita harapkan. Jadi, kita reschedule (jadwal ulang) kembali,” jelas Suwandi di Palangka Raya, Kamis (31/3/2016).


Namun, Suwandi belum bisa memberikan kepastian kapan kegiatan tersebut dilaksanakan. Namun, dia memperkirakan kegiatan itu dilaksanakan pada minggu pertama atau kedua April 2016. 


Suwandi mengaku heran kenapa tidak banyak peserta yang mendaftar. Pasalnya, LPJK Kalteng telah memuat pemberitahuan pada beberapa media massa lokal. “Tapi sudahlah, mungkin masyarakat kurang senang membaca. Karenanya, kami menggandeng

Universitas Palangka Raya (Unpar). Kami berharap Unpar dapat mendorong fresh graduate maupun mahasiswa yang akan lulus jurusan teknik arsitektur dan sipil untuk ikut kegiatan ini,” tambahnya.


Suwandi menambahkan, persyaratan mengikuti kegiatan ini tak harus berlatar belakang sarjana arsitektur dan sipil saja. “Selama bisa memahami gambar bangunan dan berprofesi di bidang konstruksi, kita bisa memfasilitasi untuk ikut kegiatan sertifikasi gratis ini. Namun tidak bagi anggota asosiasi dari jasa konstruksi,” tegasnya.


Selain juru gambar arsitektur dan sipil, Wakil Ketua III LPJK Kalteng mengungkapkan, pihaknya juga akan menggelar sertifikasi gratis bagi kompetensi pelaksana bangunan/pekerjaan gedung, kompetensi saluran irigasi, dan kompetensi pekerjaan jalan. 

(TP/B-10)