BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas melalui Dinas Ketahanan Pangan melakukan uji laboratorium sampel Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) yang diambil dari Pasar Besar Kota Kuala Kapuas.
Sampel yang diambil sebanyak 6 sampel PSAT terdiri dari tomat, timun, cabe, bawang daun, terong dan kacang panjang.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kapuas, Kusmiatie melalui Kabid Keamaman Pangan, Natalia Saptani mengatakan pengecekan sampel tersebut akan dilakukan di laboratorium pusat promosi dan sertifikasi hasil pertanian di Cibubur, Jakarta.
"Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pangan itu aman saat dikonsumsi oleh masyarakat," katanya, Sabtu, 8 Juli 2023.
Lebih lanjut, dia menjelaskan untuk sampel sayur segar tersebut akan dilakukan pengecekan di antaranya cek residu pestisida, golongan organofosfat dan piretroid serta salmonena dan e coli.
--page
Setelah sampel tersebut diterima di laboratorium tersebut, maka hasil pengujian akan diketahui sekitar dua minggu mendatang. Apabila sampel tidak terdeteksi mengandung pestisida (di bawah BMR) artinya aman untuk dikonsumsi.
"Tetapi, apabila ada temuan dari hasil pengecekan tersebut, tentunya kita akan memberikan pembinaan," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/J)









