BORNEONEWS, Barito Selatan - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Barito Selatan (Barsel), mulai mendistribusikan soal Ujian Nasional (UN) ke berbagai sekolah, Jum’at (1/4/2016).
Kadis Dikbud Barsel Raden Sudarto mengatakan, soal UN tingkat SMA/SMK sederajat sudah didistribusikan mulai Kamis 31/1/2016 ke sejumlah sekolah yang melaksanakan UN.
Sekolah yang menjadi prioritas pendistribusian soal ujian nasional ini, lanjut dia, yakni sekolah berada di luar kota seperti di Kecamatan Jenamas, Mangkatip, Dusun Utara, dan Kecamatan Gunung Bintang Awai (GBA).
“Oleh sebab itu, kemarin (Kamis) telah kita distribusikan soal-soal UN kepada sekolah-sekolah yang berada diluar kota Buntok. Sedang hari ini kita mendistribusikannya ke sekolah yang berada di dalam kota,” kata Raden Sudarto kepada Borneonews, di ruang kerjanya.
Ia menjelaskan, dalam pendistribusian, pihaknya bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk pengawalan.
“Pendistribusiannya dikawal ketat oleh pihak kepolisian. Hal itu, menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Sampai saat ini, lanjutnya, masih belum ada kendala dan semua berjalan lancar. Pihaknya juga berharap pelaksanaan UN nanti dapat berjalan lancar.
Ia menambahkan, untuk jumlah siswa/siswi yang terdaftar mengkuti UN yaitu 1.659 orang. Jumlah ini, berasal dari 39 SMA/MA, SMK dan SMALB se Barsel yang tersebar di enam Kecamatan dan satu SMLB.
Untuk UN tahun ajaran 2016 ini, lanjut dia, pihaknya optimistis tingkat kelulusan mencapai 100 persen. Ini karena setiap sekolah telah melakukan berbagai persiapan, mulai fisik maupun mental siswa dalam menghadapi UN. Selain itu, memberikan jam belajar tambahan dan melaksanakan try out.
“Dengan begitu, mudah-mudahan seluruh siswa yang akan mengikuti UN nantinya dapat lulus dengan nilai yang memuaskan,” ujarnya.
Sementara itu Kapolres barsel, AKBP Sukron mengatakan, dalam pendistribusian soal UN SMA sederajat ini dikawal ketat oleh anggota polisi. Ini untuk mengantisipasi kebocoran soal yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Semua ini kita lakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan, dan dalam pelaksanaannya nanti diharapkan aman, tertib dan lancar,” ujarnya. (URIUTU DJAPER/m).


