PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Penjabat atau Pj Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Budi Santosa yang diwakilkan oleh Plh Sekda, Juni Gultom melakukan pertemuan dengan Forkompinda terkait pada Senin, 10 Juli 2023. 

Pertemuan itu membicarakan program atau kegiatan penanggulangan kemiskinan tahun 2023 di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat. 

Diketahui bahwa revalensi, presentase penduduk kemiskinan di Kabupaten Kobar tercatat 3,93 persen tahun 2022, jauh di bawah presentase penduduk miskin di Provinsi Kalimantan Tengah yang berada di angka 5,28 persen tahun 2022. 

Namun, pemerintah Kabupaten Kobar akan terus melakukan upaya dalam penanggulangan kemiskinan kepada penduduk yang sedang membutuhkan bantuan sosial, ekonomi dan sebagainya. 

"Sekarang kita telusuri untuk segera kita gotong royong bersama-sama untuk membuat rencana aksi penanggulangan kemiskinan bersama dinas terkait," kata Plh Sekda Kobar, Juni Gultom.

--page

Dalam menanggulangi kemiskinan masyarakat di Kabupaten Kobar, pemerintah kabupaten pun memiliki target agar tidak ada lagi tingkat kemiskinan daerah maupun di perkotaan.

"Untuk kemiskinan ekstrem kita targetkan, tahun 2024 sudah tidak ada lagi. Sedangkan untuk kemiskinan reguler, itu akan kita tekan terus dengan berbagai kegiatan, baik program pemerintah, pogram lainnya seperti masuknya investasi, pertumbuhan ekonomi yang bagus, itu juga bagian dari penanggulangan kemiskinan kita," ujar Juni Gultom.

Juni Gultom juga sampaikan beberapa penyebab kemiskinan terjadi terutama di Kabupaten Kobar ini. "Kemiskinan itu ada yang unskill yang memang dia tidak punya keahlian, kemudian ada juga yang memang tidak punya akses ke sumber daya. Jadi, ada orang-orang yang tidak mempunyai kemampuan mengakses sumber daya produktif," ucapnya. 

Dia menambahkan, kedatangan orang luar kota atau dari negara lain ke Kabupaten Kobar merupakan salah satu solusi untuk mengurangi tingkat kemiskinan terutama dalam peningkatan ekonomi masyarakat. 

"Karena kita daerah yang sangat terbuka sehingga pendatang itu juga menjadi perhatian pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat, sehingga pendatang tersebut jangan menambah kemiskinan, tapi justru mendongkrak peningkatan ekomoni produktif," demikian kata Juni Gultom. (NURITA/Y)