BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor menginginkan tidak hanya investor yang merasakan keuntungannya terkait plasma, masyarakat juga harus turut sejahtera atas kehadiran perusahaan perkebunan itu.
"Karena keberadaan investor itu agar tidak hanya mereka yang sejahtera, tetapi juga masyarakat harus turut sejahtera," kata Halikinnor, Selasa, 11 Juli 2023.
Dirinya prihatin atas apa yang terjadi di Kabupaten Seruyan. Masyarakat menuntut hak atas plasma 20 persen dari PT BJAP 3. Halikin mengajak masyarakat untuk mengambil hikmah dan pembelajaran dari peristiwa itu.
"Kita harus jaga daerah ini tetap kondusif. Masyarakat bisa menahan diri dan perusahaan juga bisa mengevaluasi," ujarnya.
Perusahaan harus segera menyelesaikan kewajibannya. Sebab tuntutan ini sudah lama seperti api dalam sekam.
--page
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur juga telah membentuk tim agar menginventarisir plasma. Pihaknya kerjasama dengan beberapa organisasi masyarakat dan meminta perusahaan segera menginformasikan.
"Termasuk pemerintah daerah juga harus memikirkan bagaimana memfasilitasi sesegera mungkin. Sehingga ini tidak terjadi lagi. Agar ke depan harmonisasi terjadi antara dunia usaha, pemerintah dan masyarakat," demikian Halikin. (DEWI PATMALASARI/Y)









