BUPATI Lamandau, Marukan, mengklaim perekonomian di daerah terus mengalami peningkatan.


Hal itu dikatakan Marukan dalam pidato pengantar LKPj penyelenggaraan pemerintahan tahun 2015, saat rapat paripurna di DPRD Lamandau, Rabu (30/3/2016) lalu.


“Ini ditandai dengan peningkatkan beberapa indikator makro ekonomi. Misalnya, pertumbuhan produk domestik regional bruto (PDRB), pertumbuhan ekonomi, pendapatan perkapita dan laju inflasi,” tegas Marukan.


Terkait PDRB Kabupaten Lamandau dari tahun 2010 sampai 2014, mengalami peningkatan. 


Menurut Marukan, berdasarkan harga konstan yaitu dari Rp2,08 triliun tahun 2010, meningkat menjadi Rp2,70 triliun tahun 2014.


“Artinya, selama lima tahun, terjadi peningkatan sebesar Rp622,70 milyar,” bebernya.


Sedangkan berdasarkan harga berlaku yaitu sebesar Rp2,80 triliun pada 2010, meningkat menjadi Rp3,45 triliun pada 2014, atau dalam lima tahun meningkat sebesar Rp1,37 triliyun.


Selain itu, PDRB atas dasar harga berlaku Kabupaten Lamandau pada tahun 2010 memberikan kontribusi sebesar 3,67% terhadap PDRB Provinsi Kalteng. 


Dan pada tahun 2014 kontribusinya meningkat menjadi 3,82% yang menempatkan Kabupaten Lamandau pada posisi 11 se-Kalteng di atas kabupaten Gumas (3,72 %), Pulpis (3,60 %) dan Sukamara (2,88 %).

(HN/B-11)