SELAIN di La Liga Spa­nyol, duel panas juga akan tersaji di Liga Primer Inggris kala Liverpool menjamu Tottenham Hotspurs di Anfield Stadium, Sabtu (2/4/2016).


Tidak hanya panas, duel antara the Reds dan the Lilywhites semakin mena­rik karena beraroma per­bu­ruan gelar juara Liga Inggris dan zona Eropa.


Seperti diketahui, Totten­ham saat ini berada di posisi runner up klasemen sementara Liga Inggris, ter­tinggal lima poin dari Leicester City yang duduk di singgasana.


Secara matematis, Spurs masih berpeluang besar menggusur the Foxes de­ngan syarat mampu me­nya­pu bersih tujuh laga ter­sisa, dan berharap Lei­ces­ter tergelincir.


Karenanya, Tottenham wajib langsung tancap gas lagi seusai jeda internasio­nal, dimulai dari laga mela­wan Liverpool.


Gelandang Spurs yang ju­ga penggawa timnas Den­mark Christian Erik­sen berharap semangat re­kan-rekannya tidak me­ngendur pascajeda in­ternasional, justru sebalik­nya pulang dengan suntik­an kepercayaan diri yang masif.


“Semoga semua pemain yang ikut laga internasio­nal tampil sangat baik, men­dapatkan banyak ke­per­­cayaan diri, dan akan lang­sung

kembali ke per­sai­ngan gelar,” ujarnya di­kutip Sky Sports.


Bagi Spurs, tujuh laga ter­akhir ini tidak ubahnya final. Maklum saja, mereka punya mimpi besar meng­ak­hiri penantian gelar juara li­ga yang terakhir kali diraih ­pada 1961 silam.


Tapi Eriksen juga me­ne­kan­kan bahwa Liverpool akan mengusung mimpi yang sama. Sebagai tim yang di awal musim disebut seba­gai kandidat juara, the Reds pu­nya motivasi lebih besar un­tuk lolos ke zona Eropa.


“Kami tahu kami bisa mem­buat sejarah, tapi ba­gi Liverpool situasi­nya juga sama. Mereka tahu mereka juga ma­sih bisa masuk ke zona Eropa,” ujar Erik­sen.


“Bagi kami, fokusnya cuma mendekati pe­ring­kat pertama dan melihat di ma­na kami ber­akhir. K­ami telah me­ngesankan se­mua orang mu­sim ini, semoga kami akan meng­ak­hiri­nya dengan sangat baik dan mari lihat saja di mana ka­mi berakhir,” demikian pemain 24 tahun ini.


Sementara itu, pasukan Jur­gen Klopp saat ini memang te­ngah berjuang masuk ke zona empat besar. Mereka kini terpuruk di peringkat sembilan dengan ko­leksi 44 poin. The Anfiled Genk terpaut tujuh angka dari Manchester City yang ada di pe­ring­kat empat.


Namun the Reds masih memiliki tabungan satu laga. Oleh karena itulah klub Merseysi­de masih opti­mis­tis bisa masuk zona Liga Champions. (Ant/B-3)