Kebakaran besar selama empat jam memusnahkan bongkahan karet mentah senilai Rp1,6 miliar di dalam gudang milik CV Karya Alam Jakarta. Lokasi kebakaran berada di kawasan hutan terpencil, Jalan Betang Raya, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kota­waringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah.


Api mulai melalap gudang semi permanen itu sekitar pukul 21.00 WIB, Kamis (31/3/2016). Amukan api baru bisa dilumpuhkan pada pukul 01.30 WIB, Jumat (1/4/2016). 


Empat armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Kotim terlambat datang karena harus menempuh jarak lebih enam kilometer dari kota sampit. Mereka pun kesulitan mencari sumber air di dekat lokasi kejadian.


“Api tidak bisa kami padam-kan dengan air saja. Kami mencampurnya dengan ditergen untuk menutupi rongga-rongga api di dalam karet yang terbakar,” kata Kepala Damkar, Sunardi.


Bekas kebakaran bangunan berukuran 16 x 41 meter tersebut, tampak hampir tidak ada yang tersisa. Atap dan seluruh isi gudang milik

Albert Subianto itu menjadi abu dan arang, kecuali sebagian dinding bangunan berkontruksi beton yang masih kokoh berdiri namun terlihat gosong. 


Tidak ada korban manusia karena gudang tersebut sudah ditinggalkan pukang para pekerjanya. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik. (HM/B-1)